"Keberadaan aturan yang jelas dan mengikat akan membuat institusi keuangan atau perbankan lebih leluasa dalam mengimplementasikan open finance dan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menggunakan layanan tersebut. Kami mendukung agar Peraturan OJK terkait open finance segera dirilis sehingga implementasi open finance di Indonesia dapat berjalan dengan lancar," kata Bhima.
Brankas, salah satu penyedia layanan open finance, juga mendukung sepenuhnya upaya pemerintah dalam mengimplementasikan sistem open finance di Indonesia secara menyeluruh.
Country Manager Brankas di Indonesia, Husni Fuad berpendapat, open finance membantu bank mempercepat digitalisasi layanan sekaligus meningkatkan penetrasi layanan konsumen secara merata.
"Sejak hadir di Indonesia, Brankas telah memiliki ekosistem produk API terluas yang menjadi pilar utama bagi sebuah bank, yaitu data, sistem pembayaran, dan inovasi produk baru berbasis digital. Kami juga melihat potensi besar dari pengembangan open finance di Indonesia yang memiliki peran krusial dalam membantu mempercepat digitalisasi perbankan," kata dia.
Husni juga menjelaskan penerapan open finance secara menyeluruh akan mendorong efisiensi sistem pembayaran berbasis digital dalam perbankan.
Kehadiran open finance juga diharapkan dapat mengurangi fragmentasi di industri keuangan dan mengakselerasi ekonomi digital di Indonesia.