4 Resesi Global dalam 70 Tahun Berakhir Buruk, Bagaimana Dengan Tahun 2023?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:08 WIB
4 Resesi Global dalam 70 Tahun Berakhir Buruk, Bagaimana Dengan Tahun 2023?
Sebagai Ilustrasi-Seorang pengunjuk rasa membakar suar selama demonstrasi di Paris, Prancis, Selasa (18/10/2022). [Bertrand GUAY / AFP]

Suara.com - Ekonomi Amerika Serikat tengah terguncang akibat lonjakan inflasi sementara negara-negara di Eropa sedang bersiap dengan kondisi terburuk akibat konflik Rusia Ukraina juga dipastikan akan mengalami resesi pada tahun depan.

Dalam 70 tahun sejak 1950, ekonomi dunia telah mengalami empat resesi global, yakni pada tahun 1975, 1982, 1991, dan 2009.

Dalam setiap episode ini, terjadi kontraksi dalam produk domestik bruto (PDB) global riil per kapita tahunan dan kelemahan berbasis luas di indikator utama aktivitas ekonomi global lainnya.

Tiap masa resesi di berbagai tahun itu sangat tersinkronisasi secara internasional, yang melibatkan gangguan ekonomi dan keuangan yang parah di banyak negara di dunia. Resesi global 2009 sejauh ini merupakan episode terdalam dan paling sinkron di antara keempatnya.

Pemulihan global biasanya melibatkan pembalikan luas dalam aktivitas ekonomi makro dan keuangan. Di antara empat episode, pemulihan terkuat terjadi setelah resesi 1975.

Berkat dukungan kebijakan yang besar, cepat, dan terkoordinasi secara global, pemulihan setelah resesi tahun 2009 adalah episode terkuat kedua.

Berdasarkan riset Bank Dunia, dampak resesi global bervariasi di berbagai kelompok negara. Rata-rata pertumbuhan per kapita menurun lebih banyak di negara maju daripada negara berkembang dan pasar berkembang selama resesi global.

Negara berpendapatan rendah rata-rata mengalami penurunan pertumbuhan per kapita yang lebih besar daripada rata-rata negara berkembang dan pasar berkembang.

Sebagai episentrum krisis keuangan, negara-negara maju merasakan beban resesi global 2009. Sebaliknya, pertumbuhan negara berkembang dan pasar berkembang tetap positif selama resesi dan negara-negara tersebut memberikan pemulihan yang lebih kuat pasca krisis tahun 2009 daripada setelah salah satu dari tiga episode sebelumnya.

Bagi negara berpendapatan rendah dapat terus tumbuh selama resesi global terbaru, sedangkan pertumbuhan per kapita mereka telah anjlok di episode sebelumnya.

Kawasan Asia Timur dan Pasifik dan Asia Selatan bahkan terus berkembang selama resesi global. Namun, empat wilayah negara berkembang dan pasar berkembang lainnya, terutama yang lebih mengandalkan ekspor komoditas industri, mengalami penurunan output per kapita.

Indonesia sendiri sejauh ini masih tumbuh cukup baik dari segi ekonomi. Tetapi, resesi global tersebut tetap harus diwaspadai karena sedikit banyak akan tetap mempengaruhi domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Disarankan Siapkan Dana Darurat Hadapi Resesi Ekonomi Tahun 2023

Masyarakat Disarankan Siapkan Dana Darurat Hadapi Resesi Ekonomi Tahun 2023

Bisnis | Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:21 WIB

Ancaman Resesi Ekonomi Menghantui, Pemerintah Klaim Telah Ambil Langkah Penting

Ancaman Resesi Ekonomi Menghantui, Pemerintah Klaim Telah Ambil Langkah Penting

Bisnis | Kamis, 20 Oktober 2022 | 12:17 WIB

Fahri Hamzah Kritik Keras Capres dan Parpol yang Hanya Berpikir Masalah Logistik Saja untuk Memenangi Pemilu 2024

Fahri Hamzah Kritik Keras Capres dan Parpol yang Hanya Berpikir Masalah Logistik Saja untuk Memenangi Pemilu 2024

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:49 WIB

IMF Sebut Indonesia Titik Terang di Tengah Kesuraman Ekonomi Dunia

IMF Sebut Indonesia Titik Terang di Tengah Kesuraman Ekonomi Dunia

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:17 WIB

Cahaya Indonesia Ditengah 'Badai' Perekonomian Dunia

Cahaya Indonesia Ditengah 'Badai' Perekonomian Dunia

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:07 WIB

3 Alasan Jokowi Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif Meski Dihantui Krisis 2023

3 Alasan Jokowi Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif Meski Dihantui Krisis 2023

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:07 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB