"Kami sangat menyambut gembira (kolaborasi ini). Dari kerja sama ini, saya kira banyak yang bisa di-create dalam berbagai bidang, termasuk –kalau memungkinkan – dibangun pusat pembelajaran pertanian dan perikanan. Karena, akan sangat bagus sekali untuk masyarakat di sana," kata Prof Arif.
Prof Arif menambahkan bahwa pihaknya senang menjalin kerja sama dengan pihak Tanjung Lesung. Karena Tanjung Lesung merupakan kawasan wisata yang berpotensi menjadi kekuatan dalam mendongkrak ekonomi daerah dengan kelebihan wisata bahari dan argo wisata, dan agro pertanian. Selebihnya tinggal melakukan kegiatan riset dan inovasi karena, menurut Prof Arif, usaha ekonomi apapun memerlukan kedua hal tersebut agar bisa menunjang ekonomi di Tanjung Lesung maupun masyarakat setempat.
Kedua belah pihak sama-sama berharap bahwasanya kerja sama ini bisa berjalan lancar. Di mana bisa menjadi mitra yang saling mendukung dan memiliki manfaat bagi para pihak, terutama memiliki impact ke masyarakat. Sehingga program-program yang “keluar” dari kerja sana tersebut bisa dirasakan dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Tanjung Lesung dan sekitarnya.
Sekadar info, Banten West Java merupakan badan usaha pembangun dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung di Banten. Di mana KEK Tanjung Lesung memiliki keunggulan wisata bahari dengan keindahan pantai dan bawah laut yang mempesona, serta wisata terpadu dengan berbagai aktivitas dan rekreasi.
Sementara Institut Pertanian Bogor merupakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yang mempunyai tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Tridarma Perguruan Tinggi) bidang pertanian, maritim, dan biosains tropika.