Dampak Buruk Resesi Seks Terhadap Ekonomi Negara

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 25 Agustus 2022 | 18:45 WIB
Dampak Buruk Resesi Seks Terhadap Ekonomi Negara
Ilustrasi daftar negara resesi seks. (Pixabay/pexels)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

3. Permasalahan ekonomi 

Menurut ahli epidemiologi asal Swedia Peter Ueda dan rekannya yang telah menganalisis data Amerika Serikat dari 4.291 pria dan 5.213 wanita, menemukan  antara tahun 2000 hingga 2018 an, tidak aktifnya kegiatan seksual meningkat di antara pria yang berusia 18-24 tahun dan 25-34 tahun. Sedangkan pada wanita berusia 25-34 tahun. 

Pria dengan pendapatan lebih rendah atau tidaj bekerja akan cenderung lebih tidak aktif secara seksual, termasuk pria dan wanita yang masih pelajar. Karena, masih banyak remaja yang tinggal bersama orang tua karena mereka belum bekerja, sehingga menjadikan mereka sulit untuk menemukan pasangan.

4. Tingkat pernikahan yang lebih sedikit 

resesi seks dapat terjadi karena tingkat pernikahan yang cenderung menurun. Mereka yang telah menikah umumnya akan mengatakan jika lebih banyak aktivitas seksual daripada mereka yang belum menikah. Sekarang ini, lebih sedikit anak muda yang mau untuk menikah atau berpasangan, sehingga menyebabkan lebih sedikit orang yang berhubungan seks. 

5. Stres karena pekerjaan dan kelelahan 

Stres karena pekerjaan dan kelelahan juga kemungkinan menjadi penyebab adanya resesi seks. Orang-orang yang seharian bekerja dan menanggung banyak beban, pada akhirnya mereka akan merasa Kelelahan dan tidak mendapatkan mood untuk behubungan seks. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Baca Juga: Jokowi bertemu Raja Eswatini membahas peningkatan kerja sama ekonomi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI