Suara.com - Media sosial kembali diramaikan dengan kabar yang mengklaim adanya kebocoran data pengguna Gojek. Hal ini diunggah akun @/ndagels di Twitter.
Dugaan kebocoran data Gojek ini jadi kasus yang cukup mengkhawatirkan menyusul sebelumnya data pengguna Perusahaan Listrik Negara (PLN), Indihome milik Telkom, hingga Badan Intelijen Negara (BIN) yang diduga bocor.
Dalam unggahan itu, akun terkait memperlihatkan data yang dijual apocalypse99 melalui forum komunitas anonim di dunia maya.
“Gojek customer data 2022. Gojek is an Indonesian on-demand multi services platform and digital payment technology group based in Jakarta,” tulis keterangan terkait dalam unggahan itu, Senin (22/8/2022).
Baca Juga: Waduh! 26 Juta Data Pelanggan Indihome Bocor dan Disebar Hacker
"SEKARANG GILIRAN GOJEK, KIRA-KIRA BESOK APALAGI? DATA TYPE : NAME, DOB, PHONE NUMBER, HASHES PASSWORD, LAST FOOD ORDER DATA, LAST TRIP DATA, ETC," tulis pengunggah.
Suara.com sudah menghubungi pihak Gojek terkait hal ini. Namun, hingga kini belum ada tanggapan.