Realisasi Zakat Capai Rp 2,4 Miliar, UPZ Pupuk Kaltim Sasar 1.300 Mustahiq Selama Semester 1 2022

Iwan Supriyatna Suara.Com
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 20:21 WIB
Realisasi Zakat Capai Rp 2,4 Miliar, UPZ Pupuk Kaltim Sasar 1.300 Mustahiq Selama Semester 1 2022
PT Pupuk Kalimantan Timur (UPZ Pupuk Kaltim) secara bertahap salurkan kepedulian bagi para mustahiq di Kota Bontang dan Kalimantan Timur, hingga berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berdasarkan realisasi, penerima manfaat zakat UPZ Pupuk Kaltim sepanjang semester 1 2022 mencapai 1.300 orang lebih di Kota Bontang. Jumlah tersebut diluar penerima manfaat yang disalurkan melalui Baznas RI untuk Kalimantan Timur dan kawasan lain di Indonesia, seperti bantuan sapi kurban pada Idul Adha 1443 H di Papua Barat.

Menurut Nur Sahid, pengumpulan hingga penyaluran dana zakat dilakukan secara terbuka dan transparan, karena sejak awal UPZ Pupuk Kaltim menerapkan kebijakan untuk tidak menahan dana zakat sebagai kas. Pertanggungjawaban penyaluran dan pengelolaan dana zakat juga dilakukan secara disiplin, melalui pelaporan berkala kepada para muzakki.

Program yang selama ini berjalan dipastikan Nur Sahid terus dievaluasi, untuk dilakukan peningkatan agar lebih optimal dan manfaat zakat yang disalurkan makin berdampak signifikan terhadap pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial.

“Dari program yang bersifat charity, aspek pemberdayaan akan menjadi sasaran utama ke depan, sehingga manfaatnya bisa didapat secara berkesinambungan,” tutur Nur Sahid.

Dirinya pun memastikan UPZ Pupuk Kaltim berkomitmen menjalankan amanah sesuai ketentuan, dengan mengelola dana umat secara profesional dan transparan, sehingga mustahiq yang kini menerima manfaat zakat bisa menjadi muzakki ke depan.

“Terima kasih kepada karyawan dan keluarga besar Pupuk Kaltim selaku muzakki, yang telah menyalurkan zakatnya melalui UPZ Pupuk Kaltim. Semoga ini menjadi ladang amal yang terus mengalir pahalanya," pungkas Nur Sahid.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI