Suara.com - Keberhasilan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam menyelamatkan PT Garuda Indonesia (Persero) mendapat apresiasi dari banyak pihak. Erick dinilai mampu meyakinkan para kreditur dan juga masyarakat bahwa Garuda kini bergerak ke arah yang lebih baik.
Hal ini pun tak luput dari perhatian Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Dalam cuitannya di akun Twitter, @RamliRizal beberapa waktu lalu, Rizal mengatakan peran Erick tak bisa dikesampingkan dalam kesepakatan perdamaian (homologasi) antara Garuda dan kreditur dalam pemungutan suara atau voting dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
"Erick Thohir dan management Garuda, selamat atas keberhasilan negosiasi utang Garuda. Major achievement. Ikut bahagia," ujar Rizal.
Rizal menyebut apa yang dilakukan Erick serupa dengan yang ia lakukan saat menjabat sebagai Menko Perekonomian pada 2020 dengan melakukan negosiasi dan restrukturisasi kredit Garuda. Kala itu, ucap Rizal, maskapai pelat merah tersebut juga hampir mengalami kebangkrutan. Rizal mengatakan konsorsium bank-bank Eropa bahkan mengancam akan menyita pesawat-pesawat Garuda lantaran tidak mampu memenuhi kewajiban membayar cicilan utang.
Rizal berharap tren penyelamatan dan penyehatan Garuda yang dilakukan Erick terus berjalan secara konsisten. Rizal mendorong Erick tak berhenti melakukan pembenahan secara menyeluruh, termasuk dengan memperbaiki model bisnis yang selama ini menjadi sumber kerugian Garuda.
"Semoga tidak terulang pembelian-pembelian atau leasing pesawat dengan mark up. Tingkatkan efisiensi operasional dan route management," kata Rizal.
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan, proses ini menjadi penentu kesepakatan perdamaian (homologasi) antara Garuda dengan kreditur.
"Hari ini adalah momen penting bagi kami, karena salah satu BUMN yang menjadi entitas kebanggan bangsa, Garuda Indonesia, telah menyelesaikan pemungutan suara dalam proses PKPU," ujar Erick di Jakarta, Jumat (17/6/2022).
Erick bersyukur voting ini mendapatkan respons positif dari mayoritas kreditur yang ikut serta dalam proses PKPU. Berdasarkan hasil rekapitulasi voting, lanjut Erick, insya Allah Garuda dapat mencapai threshold suara yang menjadi syarat homologasi. Erick menyebut hasil ini tak lepas dari kerja keras dan dukungan banyak pihak, baik internal maupun eksternal.
Baca Juga: Jokowi Lanjutkan Misi Perdamaian ke Moskow dengan Naik Garuda Indonesia
"Proyeksi positif yang kami terima hari ini tidak terlepas dari hasil kerja keras seluruh jajaran manajemen, karyawan, serta tim konsultan pendamping yang lebih dari tujuh bulan menjalin komunikasi intensif dengan para kreditur. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para kreditur yang telah mendukung Garuda hingga ke titik ini," ucap Erick.