PresUniv: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Jembatani Kesenjangan

Iwan Supriyatna Suara.Com
Minggu, 01 Mei 2022 | 05:49 WIB
PresUniv: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Jembatani Kesenjangan
Chairman Group Jababeka, SD Darmono.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Untuk membantu mengatasi kesenjangan tersebut, PresUniv memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Kalau dihitung-hitung sejak awal beroperasi, beasiswa yang diberikan PresUniv mungkin sudah mencapai Rp2 triliun. Memang tidak semuanya dalam bentuk tunai, tetapi ada yang in kind, seperti pemotongan biaya kuliah, biaya asrama, dan berbagai biaya lainnya.” ucapnya.

 "Oleh karena mengemban misi ikut mencerdaskan bangsa, PresUniv kami wakafkan untuk menjadi milik publik. Milik negara. Jadi, PresUniv adalah milik Presiden Republik Indonesia, siapapun presidennya.” Darmono menambahkan.

Dalam sambutannya pada acara Dies Natalis ke-20 tersebut, Prof. Chairy memaparkan sejumlah capaian PresUniv. Katanya, saat ini PresUniv mengelola empat fakultas dengan 16 program studi tingkat Sarjana (S1) dan dua program studi Pascasarjana.

“Ke depan, kami sudah mendapat izin untuk membuka tiga program studi baru S1, yakni Agribisnis, Desain Interior dan Arsitektur. Dan, yang saat ini masih dalam proses mengurus perizinan adalah pembukaan Fakultas dan Program Studi Kedokteran,” papar Chairy. 

Untuk mendukung pembukaan Fakultas dan Program Studi Kedokteran, PresUniv berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran, Bandung. Sedang untuk rumah sakit, PresUniv menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi. Rabu (20/4) pekan lalu, PresUniv telah menandatangani Perjanjian Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, selalu pemilik RSUD Bekasi, untuk pengembangan sistem kesehatan akademik (Academic Health System atau AHS) di lingkungan Kabupaten Bekasi.  

Melalui AHS, PresUniv akan membangun ekosistem kolaborasi (collaborative ecosystem) dengan tiga stakeholders bidang kesehatan yang ada di Kabupaten Bekasi. Mereka adalah seluruh penyedia layanan kesehatan yang ada di Kabupaten Bekasi, seperti klinik-klinik, Puskesmas, RSUD Bekasi dan rumah sakit swasta lainnya; kalangan industri yang memiliki klinik sendiri, yang juga didukung oleh asuransi dan menerapkan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3; serta Fakultas dan Program Studi Kedokteran, PresUniv.  

Lanjut Chairy, saat ini PresUniv sudah terakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Lalu, sebagian program studinya juga sudah terakreditasi A.

“Untuk itu kami akan tingkatkan lagi agar PresUniv dan program-program studinya bisa meraih akreditasi internasional,” kata Chairy.

Baca Juga: Jababeka Bagikan 1.500 Paket Sembako ke Masyarakat di Sekitar Kawasan Industri

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI