PGE Tak Hanya Manfaatkan Panas Bumi untuk Listrik

Iwan Supriyatna Suara.Com
Jum'at, 08 April 2022 | 10:46 WIB
PGE Tak Hanya Manfaatkan Panas Bumi untuk Listrik
Pertamina Geothermal Energy.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

“Proses yang sekarang lebih cepat dan jumlahnya jauh lebih besar,” katanya.

Dengan drum mereka paling banyak hanya bisa memanasi dua karung (60 kg) Cocopeat, sedangkan dengan tanki PT PGE bisa sampai 20 karung (600 kg).

“Kami juga tidak perlu membayar ke PT PGE. Sebelumnya kami harus mengeluarkan biaya untuk kayu atau gas.” ucapnya.

Fasilitas pemanasan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial PT PGE dengan nama Geothermal Potato (Geotato) sejak 2018 dimulai dengan ujicoba. PT PGE menyediakan dua tanki pemanas. Satu tanki khusus untuk kentang, satu lagi untuk jamur.

“Namun, kalau pas lagi kosong, kita pakai juga,” kata Zamzam.

Saat ini, ada delapan petani yang bergerak di bidang usaha pembibitan kentang.

Menurut Ahmad Yuniarto, peluang pengembangan pertanian (GeoAgro Industry) di daerah sekitar pembangkit panas bumi masih terbuka lebar.

PT PGE saat ini memiliki 13 wilayah kerja panas bumi. Enam di antaranya sudah beroperasi dan dikelola sendiri dengan kapasitas 672 MW. Enam wilayah kerja tersebut adalah Kamojang dan Karaha di Jawa Barat, Sibayak (Sumatera Utara), Lumut Balai (Sumsel), Ulubelu (Lampung), dan Lahendong (Sulawesi Utara).

Selain pertanian, PT PGE juga melihat potensi yang sangat besar di sektor kepariwisataan di Wilayah Kerja Lahendong di Tomohon. Perusahaan sedang merencanakan pembangunan obyek turisme dengan konsep taman geothermal, misalnya dengan memanfaatkan sumber air panas, tour, dan untuk pendidikan tentang panas bumi.

Baca Juga: Pertamina Geothermal Energi Area Lahendong Bangun Tempat Konservasi Monyet Hitam

Hidrogen Hijau

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI