Bank Sentral Ingin Perketat Kripto, Binance Harap Mata Uang Digital Bisa Lebih Diterima

M Nurhadi Suara.Com
Jum'at, 28 Januari 2022 | 07:58 WIB
Bank Sentral Ingin Perketat Kripto, Binance Harap Mata Uang Digital Bisa Lebih Diterima
Ilustrasi mata uang kripto. (Pixabay)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pasca kebijakan Rusia yang menekan kripto di negara itu, kini Binance, bursa mata uang kripto terbesar di dunia, berharap ekspansi di Rusia dan negara-negara tetangga.

Politisi Rusia telah mendesak untuk perubahan taktik oleh bank sentral, yang telah mengusulkan pembatasan perdagangan dan penambangan mata uang kripto karena kekhawatiran itu dapat menyebabkan ketidakstabilan keuangan. 

Presiden Vladimir Putin juga telah meminta bank sentral untuk menemukan konsensus tentang bagaimana menangani bisnis mata uang kripto, yang telah dihadapi oleh bank sentral dan regulator di seluruh dunia.

"Tujuan kami adalah untuk mendapatkan lisensi dan menjalankan bisnis legal di mana peraturan mengizinkan," kata Direktur Binance Eropa Timur Gleb Kostarev kepada Reuters.

Ia menyebut, Rusia di mana bank sentral mengatakan volume tahunan transaksi mata uang kriptonya mencapai sekitar 5 miliar dolar AS, secara strategis penting bagi Binance.

"Untuk saat ini, kami menganggap ini sebagai undangan untuk berdialog dengan regulator," sambungnya.

"Rusia selama bertahun-tahun menentang mata uang kripto, dengan mengatakan mereka dapat digunakan dalam pencucian uang atau untuk membiayai terorisme. Itu memberi mereka status hukum pada 2020 tetapi melarang penggunaannya untuk pembayaran," ujarnya lagi.

Kostarev mengatakan pendekatan Rusia sekarang dapat membantu menentukan bagaimana negara-negara lain di kawasan itu menangani mata uang kripto.

"Di Ukraina, Kazakhstan, dan Uzbekistan, mereka lebih setia pada mata uang kripto dan mengambil langkah menuju liberalisasi, daripada pembatasan," katanya. "Tetapi regulator lokal mengambil langkah-langkah ini dengan memperhatikan Rusia."

Baca Juga: Harga Bitcoin Cs Anjlok Setelah Dilarang di Banyak Negara

Hashrate global, yang mengacu pada daya komputasi yang digunakan oleh komputer yang terhubung ke jaringan bitcoin, berkurang sekitar 20 persen bulan ini karena kerusuhan politik dan pemadaman listrik di Kazakhstan, perkiraan Binance.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI