Digital Asset Academy Resmikan Peluncuran Blockchain 5.0 Relictum.io

Iwan Supriyatna Suara.Com
Senin, 15 November 2021 | 08:17 WIB
Digital Asset Academy Resmikan Peluncuran Blockchain 5.0 Relictum.io
Digital Asset Academy meresmikan peluncuran Blockchain 5.0 Relictum.io yang pertama di Indonesia.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Digital Asset Academy meresmikan peluncuran Blockchain 5.0 Relictum.io yang pertama di Indonesia. Peluncuran dihadiri lebih dari 100 investor aset digital dan siaran langsung disaksikan online oleh keluarga besar Yayasan Cerdas Digital Adil Sejahtera yang memiliki lebih dari 85.000 siswa di seluruh Indonesia.

Peluncuran Blockchain 5.0 ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng simbol kemakmuran oleh pakar ekonomi digital Dr. Sulistya Putra, Pendiri Digital Asset Academy (DAC) dan penyerahan tumpeng kepada Lola Haryanti Direktur Regional Indonesia Barat, Benny Suharsono Kepala Cabang DAC Ciamis, dan Jason Gultom Kepala Cabang DAC Kota Bandung.

Blockchain adalah teknologi yang makin tren di dunia. Blockchain generasi pertama digunakan untuk memproduksi Bitcoin yang nilai tetingginya mencapai Rp 970 juta per BTC. Blockchain generasi kedua memiliki "smart contract" dan dibuat oleh Ethereum. Kecepatan Blockchain ditingkatkan terus oleh EOS sebagai pionir generasi ketiga serta Selee, yaitu Blockchain generasi ke4.

Blockchain generasi lama memiliki beberapa masalah, yaitu kebutuhan energi sangat besar, kecepatan yang rendah, skalabilitas terbatas, biaya transaksi sangat tinggi, dan rawan serangan hacker.

Blockchain 5.0 Relictum.io merupakan solusi yang tepat karena hemat energi, ukuran block 1/8000 lebih kecil dari block Bitcoin, kecepatan tertinggi 100.000 - 1.000.000 transaksi per detik, skalabilitas luas (semakin banyak pengguna kecepatan tetap tinggi), biaya transaksi sangat rendah hingga nol, dan sangat aman dengan verifikasi 1 blok untuk tiap 1 transaksi. Teknologi intinya disebut Hypernet dengan konsensus orisinil Proof of Tsar.

Dr. Sulistya Putra selaku Pakar Ekonomi Digital, Pendiri Digital Asset Academy mengatakan Blockchain 5.0 Relictum.io adalah "jalan tol bebas hambatan" bagi milyaran data, informasi, aplikasi, dan aset digital bernilai tinggi. Bayangkan pengembangan teknologi Blockchain 5.0 seperti proyek pembangunan jalan tol yang akan dilalui jutaan mobil dan semuanya membayar jasa tol. Tentu keuntungan pemilik saham jalan tol itu sangat besar.

"Peluncuran Blockchain 5.0 Relictum.io akan meningkatkan proses bisnis di Indonesia dan dunia yang lebih cepat, efisien, aman, transparan, dan terpercaya. Dan ini akan meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak di era digital," kata Dr. Sulistya Putra ditulis Senin (15/11/2021).

Pengembangan teknologi Blockchain 5.0 didukung 10 milyar Genesis Token (GTN) dan 50% atau sebanyak 5 milyar GTN dapat dimiliki oleh para investor aset digital melalui "private sale". Saat ini telah terjual 1,3 milyar GTN. Para pemilik GTN mendapat keuntungan ganda, yaitu dari kenaikan nilai aset digital cryptocurrency GTN dan royalti bagi hasil dua kali sebulan.

Industri keuangan seperti bank, sekuritas, asuransi; transportasi dan logistik; bidang kedokteran, farmasi, industri kesehatan; pendidikan, eCommerce; industri manufaktur, telekomunikasi, energi, lembaga-lembaga pemerintah, serta berbagai perusahaan cryptocurrency, Decentralized Finance, dan para pengembang Decentralized Apps sangat memerlukan solusi Blockchain 5.0 Relictum.io yang mudah diintegrasikan dengan berbagai aplikasi korporat menggunakan Relictum Bridge System.

Baca Juga: Mengenal Mata Uang Kripto: Keamanan, Mekanisme, dan Insentif yang Didapatkan

Semakin banyak pengguna instant smart contract dan cloud server berbasis Blockchain 5.0, maka semakin besar keuntungan para pemilik GTN.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI