Kalian harus melihat rekam jejak perusahaan investasi untuk menghindari kerugian. Dengan hadirnya internet dapat memudahkan kita untuk mengecek rekam jejak perusahaan. Kalian bisa melakukan penelusuran lewat google mengenai testimonial investor yang sudah pernah investasi di perusahaan investasi tersebut.
Pelajari Perusahaan dalam Mengelola Dana Investasi
Apabila kalian ingin memulai investasi, setidaknya kalian harus mempelajari lebih dalam bagaimana perusahaan investasi tersebut mengelola dana investasinya. Bila perusahaan investasi tersebut menutupi pengelolaan dana investasinya, kalian patut curiga pada perusahaan investasi tersebut.
Selidiki Informasi Perusahaan dari berbagai Sumber
Kalian dapat menyelidiki informasi seputar perusahaan investasi kalian di situs yang memberikan informasi mengenai investasi, forum-forum seputar investasi dan media sosial yang membahas seputar investasi. Pencarian informasi ini penting untuk menilai perusahaan investasi itu baik atau buruk.
Jangan FOMO
FOMO atau Fear Of Missing Out merupakan istilah investor yang takut kehilangan momen meraih keuntungan yang belum jelas pastinya. Jangan terbawa arus dengan mengikuti apa kata orang lain. Bila kalian ingin berinvestasi, lebih baik kalian pelajari produk investasi tersebut lebih dalam agar tidak terjebak oleh tren produk investasi orang-orang di sekitar kalian.
Pastikan Mempunyai Rencana Investasi yang Jelas
Agar terhindar dari investasi bodong, kalian harus memiliki rencana investasi yang jelas terlebih dahulu. Rencana investasi yang baik adalah investasi yang memiliki tujuan keuangan yang jelas, instrumen investasi yang jelas dan instrumen investasi harus sesuai profil risiko. Apabila kalian sudah memiliki rencana investasi yang jelas, kalian tidak akan mudah tergiur dengan investasi bodong.
Baca Juga: Kasus Investasi Bodong Oknum Guru SD, Warga Dumai Tertipu Ratusan Juta
Kenyataannya, investasi bukanlah cara untuk kaya mendadak, melainkan untuk menyisihkan sebagian penghasilan kalian untuk ditabung melalui berbagai jenis instrumen investasi agar nilai dari aset kalian tetap terjaga. Pernyataan ini dimanfaatkan berbagai oknum untuk melakukan tindak kejahatan dengan menjebak kalian dalam investasi berkedok keuntungan besar. (Ryan Andrejavier)