Erick Thohir Berharap Wisudawan Program HDX Mampu Kuasai Teknologi Informasi

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 06:43 WIB
Erick Thohir Berharap Wisudawan Program HDX Mampu Kuasai Teknologi Informasi
Erick Thohir di program Happy Digital X.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Saya benar-benar sungguh terkesan dengan keragaman pengalaman orang-orang yang terlibat dalam program ini. Lembaga ini didirikan untuk menghadapi isu-isu eksistensial saat ini, kemiskinan, ketidakbahagiaan, dan perubahan iklim. Program ini merupakan pertemuan  gabungan, dan pada saat kelulusannya kita bisa melihat bahwa kita dapat bersama-sama belajar, berkarya bersama, dan membawa teknologi dan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi masalah-masalah ini  demi  masa depan kita bersama," kata Penasihat Utama Program HDX, Profesor Edward Crawley, Profesor Teknik Ford MIT dan Profesor Kehormatan Universitas Tsinghua. 

Kota-kota di Indonesia dan Asia Tenggara tengah mengalami transformasi digital. Bagaimana kota berfungsi, bagaimana orang bekerja, berinteraksi, dan bertransaksi mengalami perubahan secara cepat.

Oleh karena itu Happy Digital X merupakan panggilan untuk bertindak dan merespon kondisi perubahan ini. Happy Digital X: Cities, System, Products and Services adalah program pendidikan profesional online dari Tsinghua Southeast Asia Center yang dilaksanakan di Kampus UID Bali, Indonesia.

Dipimpin oleh Profesor Edward Crawley, Ford  Profesor  bidang Teknik  dari MIT dan Profesor kehormatan  Universitas Tsinghua, jurusan ini merupakan  gabungan dari Massachusetts Institute of Technology, Tsinghua University, Institut Teknologi Bandung, New York University, Harvard University, Skolkovo Institute of Science and Technology, Tsinghua Shenzhen Graduate International School, Columbia University dan Presencing Institute.

Happy Digital X:  Cities, Systems, Products and Services  memberikan program pendidikan profesional empat bulan yang berfokus pada praktik guna mengembangkan kemampuan para praktisi dalam mengembangkan kota-kota yang mewujudkan kebahagiaan dan berkelanjutan melalui keberhasilan implementasi  TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Peserta pada Angkatan Pertama ini  berasal dari berbagai lembaga pemerintah, sektor bisnis, universitas, dan masyarakat sipil  dari Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI