MITJ Bakal Bangun JPM Integrasi Transportasi di Kawasan Dukuh Atas

Rabu, 29 September 2021 | 15:19 WIB
MITJ Bakal Bangun JPM Integrasi Transportasi di Kawasan Dukuh Atas
Tips naik transportasi publik di masa pandemi. (Suara.com/Tika Nindra)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pemerintah pusat dengan Pemda DKI Jakarta meresmikan transportasi massal yang terintegrasi dia Jabodetabek.

Integrasi tersebut menghubungkan empat moda transportasi massal yaitu Transjakarta, MRT, LRT, dan KRL. Salah satu integrasi itu berada di Stasiun Tebet, Jakarta.

Selain itu akan dibangung Kawasan Berorientasi Transit (KBT) Dukuh Atas, yakni Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) serta Revitalisasi Stasiun Sudirman. Pembangunan ini akan dilakukan oleh PT Moda Integrasi Tranportasi Jabodetabek (MITJ) selaku perusahaan patungan BUMN – BUMD.

"Mandat yang PT MITJ terima ini sumber dananya tidak berasal dari APBN maupun APBD, sehingga kami berusaha semaksimal mungkin menggunakan creative financing untuk melaksanakan pembangunan JPM ini," ujar Direktur Utama PT MITJ Tuhiyat saat peresmian yang disiarkan virtual, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga: Integrasi Transportasi Massal Bisa Ubah Stigma Negatif Soal Jakarta

Kemudian, tutur Tuhiyat, JPM ditargetkan dapat beroperasi Juni 2022, seiring dengan rencana beroperasinya LRT Jabodebek.

JPM ini akan berfungsi sebagai infrastruktur publik dalam rangka integrasi moda transportasi yang dikembangkan menjadi fungsi lainnya seperti jalur sepeda, retail, exhibition space, dan fasilitas lainnya yang berperan sebagai ruang publik perkotaan yang, interaktif, atraktif, edukatif, rekreatif, dan ramah disabilitas.

Selain Pencanangan JPM dan Revitalisasi Stasiun Sudirman, beberapa agenda lain juga diresmikan pada acara ini, yakni Sistem Pertiketan dan Tarif Terintegrasi oleh PT Jakarta Lingko Indonesia yang menandai terselesaikannya Fase I yaitu Central Clearing House System/CCHS.

Lalu, dilanjutkan dengan Peresmian Penataan stasiun Tahap 2 yaitu Stasiun Tebet dan Stasiun Palmerah, serta agenda terakhir yakni penandatanganan dokumen Integrasi Transportasi Jabodetabek antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT KAI (Persero).

Kolaborasi besar dari seluruh stakeholders terkait ini diharapkan dapat mewujudkan transportasi terintegrasi yang lebih optimal dan terciptanya fasilitas integrasi fisik kelas dunia yang dapat meningkatkan penggunaan transportasi publik di Jabodetabek.

Baca Juga: LRT City Jatibening Gelar Vaksinasi Covid-19 Pfizer

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI