Suara.com - Tiktok jadi salah satu platform online yang paling banyak digrandrungi banyak kalangan saat ini. Namun, tahukah anda bahwa Tiktok kini sudah menjalin kemitraan dengan layanan streaming musik terdersentralisasi Audius.
Audius adalah layanan streaming musik terdesentralisasi dengan komponen media sosial yang memungkinkan mengunggah lagu mereka ke aplikasi dan menghubungkan penggemar secara langsung dengan artis dan musik baru yang eksklusif.
Hal ini jadi langkah yang hebat karena perusahaan sekelas TikTok pun melirik inovasi terbaru dari blockchain. Dengan audius, para musisi bisa memaksimalkan bayaran melalui monetisasi.
Perkembangan Audius dan Tiktok
Mitra di antara keduanya berawal dari kritik terkait kompensasi atau bayaran yang tidak adil bagi para musisi atau pencipta lagu.
Padahal, dengan ratusan juta pengguna dan pendapatan tahunan yang mencapai puluhan milyar Dolar AS, Tiktok seharusnya mendapatkan untung yang tidak sedikit. Namun kompensasi yang diberikan mendapat kritikan.
Dengan menjalin kerja sama bareng Audius, TikTok tampaknya akan dapat segera menyelesaikan polemik ini dan memberikan keuntungan yang memuaskan bagi semua pihak yang terkait.
Audius akan memungkinkan para musisi menyediakan karya mereka ke TikTok dalam sekali klik. Selain itu, para pengikut musisi di TikTok juga dapat terhubung dengan mereka di Audius.
Dengan kemampuan kripto dan blockchain, Audius bertujuan untuk memberikan para musisi dan pencipta lagu kemampuan untuk lebih memaksimalkan monetisasi.
Baca Juga: Susul El Savador, Honduras dan Guatemala Beri Kode Legalkan Mata Uang Kripto
“Setiap artis dapat mengambil lagu yang sudah mereka miliki di Audius dan mengekspornya ke TikTok dalam satu klik,” kata Forrest Browning, salah satu Pendiri dan Kepala Produk Audius, dilansir dari Rolling Stone via Warta Ekonomi.