Bisnis Jet Pribadi Tumbuh Pesat selama Pandemi

Liberty Jemadu Suara.Com
Kamis, 02 September 2021 | 20:57 WIB
Bisnis Jet Pribadi Tumbuh Pesat selama Pandemi
Ilustrasi Jet Pribadi. (Pixabay/Jayjay V)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terkait pasar penumpang Warga Negara Asing di Bali, Stefanus mengatakan selama pandemi pihaknya juga banyak mengangkut WNA dengan rute penerbangan ke luar wilayah Bali.

"Kami sering mengangkut WNA yang keluar Bali dengan tujuan Jakarta lalu mereka connecting flight ke negaranya dengan pesawat komersial. Beberapa kali itu tamu dari Eropa yang akan pulang ke negaranya, kami antar sampai Jakarta lalu mereka lanjut pesawat komersial," katanya.

Stefanus Gandi menambahkan, untuk memberikan pelayanan dan pengalaman terbaik bagi pengguna jasanya, pihaknya lebih memberikan pelayanan secara personal.

"Kami melakukan pendekatan seperti treatment kepada keluarga, jadi tidak bersifat penumpang seperti pada biasanya. Jadi family treatment," ungkapnya.

Dalam melayani penumpang, PT Indojet Sarana Aviasi mengoperasikan sejumlah pesawat jet berbagai jenis seperti Hawker 400 yang terdiri dari enam seat, Hawker 800 yang dapat mengangkut delapan orang penumpang serta Legacy 600 yang memiliki 13 seat.

Ia mengatakan, untuk pemesanan jasa transportasi pesawat jet pribadi yang dioperasikan Indojet Sarana Aviasi rute domestik, calon penumpang dapat melakukan pemesanan satu hari sebelumnya.

Sedangkan untuk penerbangan rute internasional, pemesanan dapat dilakukan satu minggu sebelum tanggal keberangkatan untuk menyiapkan berbagai persyaratan di negara tujuan.

"Untuk rute domestik, pemesanan bisa satu hari sebelumnya selama pesawatnya ada. Yang paling penting adalah syarat perjalanannya harus sudah ada misalnya PCR, selama itu sudah terpenuhi bisa dadakan, di hari yang sama pun bisa kalau pesawat kami ready," ujar Stefanus Gandi .

Sejumlah rute penerbangan private jet yang dilayani Indojet Sarana Aviasi seperti rute Jakarta-Bali (sekali jalan) dibanderol mulai dari USD19.500, Jakarta-Surabaya USD16.000, Jakarta-Lombok USD21.500, Jakarta-Labuan Bajo USD32.000.

Baca Juga: Sewa Jet Pribadi, Keluarga dengan Covid-19 Varian Delta Diizinkan Masuk Australia

Rute Jakarta-Jogja (YIA) USD14.000, Jakarta-Makassar USD29.000, Jakarta-Medan USD29.000, Jakarta-Sumba Tambolaka USD31.000 dan Jakarta-Sorong USD 55.000. [Antara]

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI