Kisah Pelaku Usaha Bawang Goreng Kian Sukses Kala Pandemi: Jangan Mengeluh, Cari Solusi!

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 02 September 2021 | 11:36 WIB
Kisah Pelaku Usaha Bawang Goreng Kian Sukses Kala Pandemi: Jangan Mengeluh, Cari Solusi!
Ilustrasi bawang goreng. (Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Tidak berhenti di situ, ia kembali menemukan masalah baru. Ia menemukan turunnya daya beli masyarakat. Sebelumnya, konsumen bisa membeli kebutuhannya dalam jumlah besar, namun karena keterbatasan dana, mereka hanya mampu membeli sedikit.

Siti Nurika kemudian beradaptasi dengan membuat kemasan-kemasan ekonomis yang harganya lebih dapat dijangkau. Strategi sederhana itu membuatnya bertahan hingga kini.

Strategi yang dibuatnya pun terasa tepat, untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Kini, omsetnya pun mencapai Rp40 hingga Rp45 juta per bulan.

Siti Nurika memang memilih untuk berjualan langsung ke warung-warung. Tidak menggunakan digital seperti yang digalakkan pemerintah.

"Pernah juga ikut e-commerce, tapi belum ada penjualan," kata dia.

Sebagai pengusaha, ia ingin langsung ada penjualan, yang dapat menambah semangat untuk berproduksi.

Kondisinya yang berdomisili di Kota Tanjungpinang Pulau Bintan, membuat sulit berjualan melalui e-commerce, karena ongkos kirim yang mahal ke luar kota.

Kembali Ekspor

Kegigihan Siti untuk bertahan di masa pandemi membuahkan hasil. Pusat pelatihan dan jaringan bisnis Al Ahmadi Entrepreneuship Centre, wadah yang menaunginya selama ini mengupayakan produksinya kembali ekspor ke Malaysia.

Baca Juga: Positif Covid-19, Granit Xhaka Absen Bela Swiss di Kualifikasi Piala Dunia

Direktur Al Ahmadi Entrepreneurship Center Lisya Anggraini menyatakan pihaknya bersama KBRI tengah menjalin peluang kerja sama "business to business" antarpelaku usaha di Provinsi Kepulauan Riau dengan Malaysia. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI