Wisata Indonesia Diprediksi Pulih Pada 2022 Meski Tanpa Wisatawan Mancanegara

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 26 Agustus 2021 | 14:30 WIB
Wisata Indonesia Diprediksi Pulih Pada 2022 Meski Tanpa Wisatawan Mancanegara
Sejumlah pengunjung menikmati panorama kota dari Bukit Nobita di Kampung Jua, Padang, Sumatera Barat, Jumat (12/2/2021). [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Industri pariwisata di Indonesia diprediksi kembali menguat pada 2022 meski tanpa dukungan dari wisatawan mancanegara dan hanya mengandalkan wisatawan domestik.

"Kalau pemerintah sudah menyatakan pandemi bisa dikendalikan, ada pelonggaran signifikan jadi berbagai aktivitas ekonomi bisa dibuka lagi, pariwisata akan menggeliat," kata pengamat pariwisata Jajang Gunawijaya.

Pria yang menjabat Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Politik (LPPSP) FISIP Universitas Indonesia itu memprediksi wisatawan dalam negeri yang menjadi tumpuan dalam membantu geliat industri kembali normal.

Kondisi yang aman membuat warga bisa berwisata dengan nyaman sehingga hal ini akan membantu destinasi-destinasi wisata di Indonesia kembali bangkit.

"Kalau untuk wisatawan mancanegara, butuh waktu lebih lama lagi. Bisa 1-2 tahun untuk kembali normal karena imbas dari pandemi berkepanjangan merusak struktur ekonomi masyarakat di luar negeri, termasuk dari negara yang banyak berwisata ke Indonesia," jelas dia, kepada ANTARA.

Untuk menantikan datangnya kembali wisatawan mancanegara, prosesnya lebih memakan waktu karena perekonomian negara-negara lain juga belum pulih sepenuhnya. Padahal, wisatawan asing yang ingin berlibur ke luar negeri harus jauh-jauh hari mempersiapkan keuangan sebelum berwisata.

Dengan kondisi wabah yang belum dapat dipastikan, persiapan untuk liburan juga menjadi molor. 

Selain itu, orang-orang juga belum bisa memprediksi kapan pandemi akan berakhir atau bisa dikendalikan sepenuhnya, jadi persiapan keuangan untuk berlibur juga belum dilakukan.

"Makanya kalau tahun 2022 pandemi bisa dikendalikan, belum tentu wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia karena mereka perlu menabung dulu, lalu ekonomi negara yang bersangkutan pun belum normal," ujar dia.

Baca Juga: 2 Jam Usai Divaksin Covid-19, Payudara Gadis 17 Tahun di Pariaman Membengkak dan Sakit

Tidak hanya itu, upaya Indonesia untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan mancanegara bahwa Indonesia mengendalikan COVID-19.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI