Meski Pandemi, Bisnis Sarian Skincare Mampu Raup Omzet Rp 400 Juta

Iwan Supriyatna Suara.Com
Kamis, 24 Juni 2021 | 15:59 WIB
Meski Pandemi, Bisnis Sarian Skincare Mampu Raup Omzet Rp 400 Juta
Ilustrasi Uang. (pixabay.com/EmAji)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Corona merenggut banyak kebahagiaan. Tak hanya sisi kesehatan yang paling mengkhawatirkan, wabah Covid-19 juga membuat sejumlah lini bisnis tiarap.

Di tengah pandemi COVID-19 setiap lini bisnis menjadi lesu karena efek dari turunnya daya beli masyarakat dan pembatasan sosial.

Meski demikian beberapa bisnis juga masih bertahan, salah satunya adalah produk kecantikan, skincare.

Salah satu entrepreneur, Meita Irianty pemilik bisnis Sarian skincare mengatakan saat pandemi yang dimulai pada maret hingga juli produk skincare miliknya masih bisa membukukan omzet hingga Rp 400 juta.

"Skincare di luar dugaan malah melejit, ada peningkatan omzet bisa Rp 400 juta. Saya agak bingung juga ya, kalau pendapatan masyarakat kurang, tapi karena di rumah aja mereka tetap ada waktu mengurus diri," kata Meita, Kamis, (24/6/2021).

Produk Sarian Skincare sendiri yang dimulai secara resmi dari tahun 2019, menyasar pasar ibu-ibu milenial dari umur 20 hingga 40 tahun. Dan mereka adalah pangsa pasar yang besar bagi bisnis ini.

Apalagi selama pandemi peningkatan juga terjadi pada vlogger atau yang doyan selfie Instagram. Sebab memang dalam masa pandemi, banyak orang yang ingin eksis di media sosial sehingga mempengaruhi penjualan skincare.

"Yang beli skin care ada vlogger dan yang suka selfie di instagram, cukup banyak. Ada yang cerita juga mereka jadi lebih cerah glowing di kamera serta kulit lebih halus," katanya.

Selain itu, Tata juga mengatakan produknya juga mulai merambah ke segmen skincare laki-laki. Tata mengatakan peningkatan skincare untuk laki-laki sendiri telah menyumbang setidaknya 10 persen dari omzet penjualannya.

Baca Juga: Catat Yuk! Ini Tips Beli Skincare yang Aman dan Mudah Secara Online

"Jadi ada istri yang membelikan skincare untuk suaminya, dan itu bisa mengambil 10 persen dari omzet kita," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI