Pupuk Kaltim Percepat Inovasi Majukan Pertanian Modern

Iwan Supriyatna Suara.Com
Kamis, 24 Juni 2021 | 15:52 WIB
Pupuk Kaltim Percepat Inovasi Majukan Pertanian Modern
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Inovasi lainnya juga dikembangkan PKT pada aspek teknologi pemupukan adalah Precision Agriculture Platform for Oil Palm (PreciPalm), solusi pemupukan presisi untuk kebun kelapa sawit.

PreciPalm merupakan sistem aplikasi rekomendasi pemupukan berbasis Pertanian Presisi (Precision Agriculture) yang cepat, tepat, dan efisien pada kebun kelapa sawit.

Teknologi ini dikembangkan bersama dengan tim ilmuwan Indonesia dari Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk meningkatkan efisiensi pemupukan lahan kelapa sawit hingga 30%, dan mengoptimalkan produktivitas hasil pertanian kelapa sawit secara sustainable dalam jangka panjang.

PreciPalm menggunakan satelit Sentinel 2A untuk mendapatkan citra satelit yang berupa peta kondisi kandungan unsur hara tanaman Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) secara real time, dan kemudian diolah untuk menghasilkan rekomendasi dosis pemupukan di lahan terkait.

Saat ini, teknologi PreciPalm masih dalam tahap pengembangan intensif guna terus meningkatkan akurasi citra satelit dan rekomendasi pemupukan yang dihasilkan.

Tidak hanya itu, kedua inovasi yang dilakukan oleh PKT ini juga telah diakui oleh forum dunia. PKT turut diundang untuk berpartisipasi dalam Hannover Messe 2021 yang diadakan pada bulan April lalu.

Dimana, ajang tersebut merupakan pameran teknologi industri bergengsi dan terbesar di dunia, yang diikuti berbagai negara. Dalam ajang tersebut, PKT turut ambil bagian menampilkan capaian dan kemampuan Perusahaan dalam transformasi teknologi dalam program Agro Solution dan PreciPalm.

“Baik Agro Solution dan PreciPalm merupakan bukti komitmen PKT dalam memajukan pertanian modern di Indonesia melalui inovasi dan teknologi. Selain itu, PKT juga memiliki rencana pengembangan dan revitalisasi industri yang didalamnya termasuk pembangunan pabrik NPK dan Soda Ash sebagai inovasi jangka panjang yang berkelanjutan di Industri Pupuk dan Petrokimia. Kami percaya bahwa melalui berbagai inovasi dan teknologi, bersama kita dapat memajukan pertanian modern di Indonesia, serta meningkatkan kinerja produksi guna memenuhi kebutuhan pertanian dan ketahanan pangan nasional,” tutup Rahmad Pribadi.

Baca Juga: KSP dan Kemenperin Dukung Revitalisasi Industri di Pupuk Kaltim

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI