Program Healthypreneur Ladang Lima, Tak Sekadar Mengolah Tepung Singkong

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Sabtu, 01 Mei 2021 | 14:31 WIB
Program Healthypreneur Ladang Lima, Tak Sekadar Mengolah Tepung Singkong
Program Healthypreneur. (Ladang Lima)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Produsen tepung singkong (mocaf) dan pelopor makanan bebas gluten di Indonesia, Ladang Lima, menyelenggarakan program Healthypreneur pada awal April 2021. Program ini pun sukses disambut antusiasme masyarakat luas, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner.

Sejak pendaftaran dibuka sejak 12-24 April 2021, terdapat lebih dari seribu peserta ikut mendaftar program inkubasi bisnis tersebut.

Founder Ladang Lima, Annisa Pratiwi menuturkan bahwa banyaknya peserta yang mendaftar Healthypreneur menunjukkan bahwa animo masyarakat, khususnya para pelaku UMKM terhadap peluang bisnis kuliner yang menyehatkan dengan memanfaatkan tepung singkong (mocaf) sangat tinggi.

"Kami sangat senang karena ini bisa menjadi tanda penggunaan tepung singkong di kemudian hari akan lebih besar," ujarnya dalam rilis pers yang diterima Suara.com.

Program Healthypreneur ini diselenggarakan bukan sebatas memperkenalkan tepung singkong (mocaf) sebagai alternatif yang lebih menyehatkan pengganti tepung terigu dan bagaimana cara memanfaatkannya pada olahan makanan, melainkan sebagai inkubasi bisnis bagi para pelaku usaha agar lebih memahami bagaimana memulai bisnis dan cara memasarkan produk.

Karena itu, di dalam program Healthypreneur ini terdapat 4 sesi/kelas yang harus diikuti oleh para peserta. Di setiap kelas para peserta akan dibimbing dan diberikan materi oleh coach ternama, di antaranya Chef sekaligus Founder Natural Cooking Club, Fatmah Bahalwan sebagai; CEO and Founder of Serasa Food, Yuszak M. Yahya; CEO Ladang Lima, Raka Bagus; dan CEO Foodizz The First F&B Education Platform in Indonesia, Rex Marindo.

Finalis Healthypreneur. (Ladang Lima)
Finalis Healthypreneur. (Ladang Lima)

Baking Class menjadi kelas pertama yang dimentori oleh Fatmah Bahalwan. Di kelas tersebut, sebanyak 200 peserta yang hadir diwajibkan untuk me-rebake resep yang telah diajarkan oleh Fatmah.

Para peserta juga bisa berkreasi memanfaatkan mocaf Ladang Lima untuk membuat resep yang menarik. Hanya 100 peserta dengan kreasi, rebake maupun membuat resep baru paling menarik yang lolos ke kelas selanjutnya.

Kelas selanjutnya merupakan kelas Business & Finance Class yang dimentori oleh Yuszak M. Yahya. Para peserta mendapatkan materi tentang pengelolaan keuangan yang baik. Selanjutnya, para peserta diwajibkan membuat business plan terbaik. 50 peserta terbaik berhak lolos ke kelas selanjutnya.

Baca Juga: Jangan Dianggap Sama, Ini Perbedaan Tepung Tapioka dan Tepung Singkong

Branding & Desain Class yang dimentori oleh Raka Bagus menjadi tahap ketiga yang mesti dilalui oleh para peserta. Di kelas tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya branding dan desain pada suatu produk.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI