BPJS Kesehatan Bantu Korban Badai Seroja Nusa Tenggara Timur

Kamis, 29 April 2021 | 19:43 WIB
BPJS Kesehatan Bantu Korban Badai Seroja Nusa Tenggara Timur
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal dan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. (Dok : BPJS Kesehatan)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - BPJS Kesehatan menyalurkan bantuan bagi para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor, akibat Badai Seroja di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada masyarakat setempat yang terkena dampak bencana tersebut.

"Harapan kami, sedikit bantuan yang kami salurkan dapat meringankan beban penderitaan masyarakat Nusa Tenggara Timur. Kami juga berharap, semoga masyarakat setempat diberikan ketabahan dan mampu bangkit kembali bersama-sama," ujarnya, Rabu (28/4/2021)

Menurut Afdal, langkah ini merupakan bentuk kepedulian, dukungan, dan cinta kasih seluruh jajaran BPJS Kesehatan kepada saudara-saudara di NTT.

"Meskipun secara nominal mungkin bantuan ini tidak terlalu besar, namun harapan kami, bantuan tulus ini dapat diterima dan bermanfaat dengan optimal bagi masyarakat yang terdampak bencana. Kami juga berharap, semoga masyarakat segera pulih sehingga dapat beraktivitas kembali secara normal," ucapnya usai menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Baca Juga: BPJS Kesehatan dan Polri Sinergi Lakukan Pemutakhiran Data PNPP

Afdal juga mengungkapkan, masyarakat yang terdampak bencana tidak perlu khawatir apabila membutuhkan informasi terkait Program JKN-KIS. Peserta bisa memanfaatkan aplikasi Mobile JKN di tengah kondisi serba terbatas pasca bencana, sehingga tidak perlu mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan untuk memperoleh pelayanan administrasi.

Peserta JKN-KIS juga dapat berkonsultasi dan mendapat informasi melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500400.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan Cabang setempat, agar pelayanan penjaminan kesehatan peserta khususnya peserta JKN-KIS bisa berjalan seoptimal mungkin, sesuai ketentuan dan regulasi yang ada, di tengah keterbatasan saat ini," ujarnya.

Sementara itu, Viktor mengatakan, wilayah paling parah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor adalah Pulau Adonara dan Kabupaten Lembata. Sementara, Badai Seroja sendiri terjadi di Kota Kupang.

Pihaknya pun berjanji akan mendistribusikan bantuan dari BPJS Kesehatan secepatnya ke wilayah-wilayah yang terkena dampak bencana alam.

Baca Juga: Jalin Sinergi, BPJS Kesehatan dan Polri Optimalkan Mutu Layanan JKN-KIS

"Terima kasih atas bantuan yang diberikan BPJS Kesehatan. Bersama tim posko tanggap darurat, bantuan ini akan secepatnya kami distribusikan kepada masyarakat sebelum masa tanggap darurat selesai, yakni pada 4 Mei mendatang. Kami tidak melihat sedikit banyaknya bantuan yang diterima tetapi lebih kepada bagaimana kita bersama berempati terhadap para korban bencana di sini," ucap Viktor.

Adapun bantuan yang diberikan BPJS Kesehatan kepada Pemerintah NTT berupa makanan, obat-obatan, P3K, air bersih dan kebutuhan primer lainnya, yang sebagian dikumpulkan dari donasi para pegawai BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia dan Organizational Social Responsibility (OSR) BPJS Kesehatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI