Chandra Asri Raup Pendapatan 598 Juta Dolar AS di Kuartal I-2021

Iwan Supriyatna Suara.Com
Kamis, 29 April 2021 | 17:20 WIB
Chandra Asri Raup Pendapatan 598 Juta Dolar AS di Kuartal I-2021
Ilustrasi uang. (Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ketika kinerja emiten lain terkena imbas dari pandemi Covid-19 yang cukup dalam, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) justru berhasil meraih kinerja yang menggembirakan.

Chandra Asri berhasil meraih pendapatan bersih sebesar US$598 juta di kuartal I-2021, angka itu naik 25 persen dari posisi US$477 juta di kuartal I-2020.

Pendapatan bersih yang diraih anak usaha Barito Pacific ini secara otomatis menjadikan posisi laba bersih perseroan melonjak mencapai US$85 juta di kuartal I-2021, dibanding rugi bersih sebesar US$17 juta di kuartal I-2020.

Hingga kuartal I-2021, EBITDA Chandra Asri mengalami peningkatan yang signifikan menjadi US$147 juta, dari porsi minus US$14 juta di kuartal I-2020.

Capaian kinerja triwulan pertama tahun ini jauh lebih baik ketimbang periode yang sama tahun lalu sebelum meluasnya pandemi Covid-19.

"Hasil kuartal I-2021 sangat menggembirakan bagi kami. Kondisi ini mencerminkan penyebaran produk yang sehat, pelaksanaan strategi yang solid, dan ketahanan keuangan yang berkelanjutan," ungkap Direktur Chandra Asri Suryandi dalam keterangan resminya, Kamis (29/4/2021).

Kinerja keuangan perseroan yang positif di kuartal I-2021, sebut Suryandi, itu juga tercermin dari total likuiditas yang mencapai US$1,1 miliar serta posisi kas dan setara kas mencapai US$767 juta.

"Kami juga memiliki leverage yang lebih rendah dengan Net Debt-to-EBITDA di 0,2X. Lalu kami juga bisa mengurangi total hutang menjadi US$825 juta di kuartal I-2021, dari porsi US$885 juta di kuartal I-2020," jelas Suryandi.

Dia mengaku, capaian kinerja yang luar biasa ini sejalan dengan permintaan produk petrokimia di Indonesia dan regional Asia yang terus meningkat terutama sejak semester kedua tahun 2020.

Baca Juga: Biodata Ria SW dan Pendapatannya, Food Vlogger Fenomenal Muncul Usai Hiatus

Ditambah lagi dengan program vaksinasi yang terus berjalan menjadi salah satu kunci agar Indonesia bisa mempercepat pemulihan ekonomi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI