Makanya tak heran marak pengiriman barang impor, karena biaya yang dibutuhkan lebih murah ketimbang kirim ke wilayah timur Indonesia.
"Inilah kenapa barang-barang kreatif dari timur tidak mampu bersaing secara harga, karena biaya pengiriman jauh lebih mahal ketimbang barang impor," ucapnya.
Untuk itu, kata dia, PR pemerintah ke depan adalah bagaimana menciptakan sistem logistik yang jauh lebih efisien.
Caranya, membangun sejumlah infrastruktur yang lebih memadai, sehingga barang-barang kreatif buatan UMKM dalam negeri bisa jauh lebih bersaing soal harga.
"Inilah jadi PR kita bersama, bagaimana distribusi memberikan pertumbuhan bagi UMKM," kata dia.