Suara.com - Jalan menjadi sesuatu yang esensial dalam kehidupan manusia. Kehadirannya acap kali jadi saksi dan tanda perkembangan sosial-ekonomi suatu bangsa, tak terkecuali Indonesia.
Dalam perkembangannya, sejarah bangsa Indonesia tak lepas dari pembangunan jalan, baik di zaman kerajaan, kolonial, maupun ketika telah merdeka.
Berikut sedikitnya lima jalan bersejarah di Indonesia beserta keunikannya masing-masing, sebagaimana dirangkum Suara.com dari beberapa sumber.
1. Jalan atau Jalur Pantura
Jalan atau jalur Pantura yang menghubungkan Cilegon-Jakarta-Semarang-Surabaya-Banyuwangi ini adalah primadona penduduk Jawa, terutama saat musim musim mudik tiba.
Namun, mungkin tak semua orang tahu bagaimana sejarah di balik pembangunan jalur yang memiliki nama resmi Jalan Nasional Rute 1 yang terbentang sejajar dengan pantai utara Jawa tersebut.
Endah Sri Hartatik dalam disertasi "Dari Jalan Pesisir Menjadi Jalan Raya Pantura" (Universitas Gadjah Mada, 2016) menuliskan bahwa jalur Pantura adalah transformasi dari Jalan Raya Pos.
Jalan Raya Pos merupakan jalur yang dibuat oleh Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang memerintah pada periode 1808-1811.
Lebih dari 200 tahun setelah pembangunan awal, Jalan Raya Pos pun bertransformasi menjadi jalan yang dikenal luas dengan nama jalur atau Jalan Raya Pantura.
Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Jenis-jenis dan Pembagian Kategori Jalan di Indonesia
Jalur ini sempat jadi jalan utama para penduduk Jawa dalam memutar roda perekonomian, sebelum kini mulai tergantikan oleh Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang beroperasi sejak Juni 2015.