Pemerintah Dorong Upaya Wujudkan Bahan Bakar Nabati Berbasis Sawit

Kamis, 15 Oktober 2020 | 08:43 WIB
Pemerintah Dorong Upaya Wujudkan Bahan Bakar Nabati Berbasis Sawit
Minyak kelapa sawit disebut tidak berbahaya. (Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terkait kualitas biodiesel, Tumanggor mengatakan, Masyarakat atau pengguna tidak perlu khawatir.

"Kualitas B30 sudah teruji dengan cukup baik," kata Tumanggor.

Posisi APROBI yang beranggotakan 19 perusahaan disebut Tumanggor hanya berperan sebagai tukang jahit. APROBI sebagai produsen biofuel membeli CPO dari masyarakat dan perusahaan untuk diproduksi menjadi FAME yang kemudian dicampurkan dengan solar.

Produk akhir ini nantinya akan dikirimkan ke station-station yang sudah ditentukan oleh Kementerian ESDM dan PT Pertamina.

"Agar jangan ada kesimpangsiuran di tengah-tengah masyarakat, seakan-akan produsen ini tadi mengeruk uang yang begitu besar dari uang BPDP, Rp 15 triliun atau Rp 20 triliun hanya dinikmati oleh 19 perusahaan. Sekali lagi, perusahaan ini hanya sebagai tukang jahit mendapatkan biaya proses produksi sekita saat ini 90 dolar AS per ton. Terkait insentif yang didapatkan APROBI, Tumanggor dengan tegas mengatakan, Dan yang didapatkan oleh APROBI ini bukan dari APBN, tetapi dari BPDPKS yang dihimpun dari dana para eksportir sawit," pungkas Tumanggor.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI