Suara.com - Pusat Perbelanjaan atau Mal di sekitaran Jakarta akan kembali dibuka. Rencananya, Mal akan dibuka pada 8 Juni 2020. Nantinya usia pengunjung mal akan dibatasi.
Kemungkinan warga usia di atas 45 tahun dilarang masuk mal. Ketua Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan mekanisme pembukaan mal tersebut saat ini masih dirumuskan.
Tetapi, pengunjung akan dibatasi agar tak menimbulkan kerumunan. Nantinya pengunjung dibatasi berdasarsakan kelompok umur.
"Umur pak (pembatasan pengunjung). Tapi Belum putus. Apa di bawah 45 atau Bagaimana," ujar Budi saat dihubungi Suara.com, Minggu (17/5/2020).
Baca Juga: Mal di Jakarta Mulai Buka 8 Juni setelah Ditutup karena Wabah Virus Corona
Kendati demikian, Budi tak merinci mekanisme pembukaan mal lebih lanjut. Namun, ia menyarankan agar masyarakat yang berumur 45 tahun ke atas tak mengujungi mal terlebih dahulu.
"Belum tahu (mekanisme lebih lanjut). Amannya yang di atas 50 jangan ke mal dulu," kata Budi.
Sebelumnya, Budihardjo Iduansjah menyatakan pembukaan mal ini sesuai dengan skenario Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
"Kalau nggak ada perubahan sesuai dengan rencana Kemenko (Perekonomian)," ucap Budi.
Adapun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengeluarkan skenario pembukaan bisnis dan industri mulai Juni 2020.
Baca Juga: Belanja Online Rasa Mal dengan Diskon Gila-Gilaan
Skenario tersebut berisikan fase-fase pemulihan ekonomi pasca mewabahnya virus corona atau Covid-19 di tanah air.
Berikut 5 fase skenario dalam pemulihan ekonomi secara bertahap yang dilakukan pemerintah. Skenario tersebut dirinci menjadi 5 fase, yakni:
Fase 1 (1 Juni)
- Industri dan jasa dapat beroperasi dengan protokol kesehatan Covid-19
- Mall belum boleh beroperasi, kecuali toko penjual masker dan fasilitas kesehatan
Fase 2 (8 Juni)
- Mall boleh beroperasi seperti semula (toko-toko boleh buka), namun dengan protokol kesehatan Covid-19
- Toko atau usaha yang berpotensi terjadi kontak fisik (salon, spa, dan lainnya) belum boleh beroperasi
Fase 3 (15 Juni)
- Mall tetap beroperasi seperti fase 2, namun ada evaluasi pembukaan salon, spa, dan lainnya. Tetap dengan protokol kesehatan Covid-19
- Sekolah dibuka namun dengan sistem shift
Fase 4 (6 Juli)
-Evaluasi pembukaan kegiatan ekonomi, mulai dari operasional restoran, cafe, gym, industri travel, hingga kegiatan ibadah diperbolehkan (dengan jumlah jamaah dibatasi)
Fase 5 (20 & 27 Juli)
- Evaluasi pembukaan kegiatan sosial dalam skala besar
- Akhir Juli atau awal Agustus 2020, diharapkan seluruh kegiatan ekonomi sudah dibuka.