Usai Rusuh, Tanah Abang Kembali Dibuka Tapi Sepi Pembeli

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Usai Rusuh, Tanah Abang Kembali Dibuka Tapi Sepi Pembeli
Para pedagang di Skybridge, Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat mulai membuka lapaknya. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Tak banyak pembeli wara-wari di sepanjang Skybride Tanah Abang.

Suara.com - Para pedagang Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau Skybridge, Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat mulai membuka lapaknya usai kerusuhan.

Meskipun telah dibuka, lapak para pedagang masih sepi pembeli. Pantauan Suara.com, tak banyak pembeli wara-wari di sepanjang Skybride tersebut.

Salah satu pedagang pakaian, Adi Firmansyah (27) mengakui hingga siang ini sangat sepi pembeli. Meskipun ada pembeli itupun hanya satu atau dua orang saja.

"Kita enggak tahu ini yang beli berapa banyak, kelihatannya sepi," kata Adi saat ditemui Suara.com di Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) atau Skybridge, Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Kamis (23/5/2019).

Baca Juga: Stasiun Tanah Abang Baru Sudah Mulai Beroperasi, Anker Wajib Tahu Ini

Adi menuturkan, sepi pembeli ini imbas dari kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei kemarin. Sehingga, masyarakat masih khawatir untuk berkunjung ke Tanah Abang.

"Orang masih khawatir ke sini. Jadinya sepi," ucap dia.

Seperti diketahui, aksi demo 22 Mei 2019 berakhir dengan kerusuhan di sejumlah titik di Ibu Kota Jakarta.

Mulai dari seputaran Kantor Bawaslu RI di Jalan MH Thamrin hingga aksi pembakaran belasan mobil di sekitar asrama Brimob, Petamburan, Tanah Abang.

Suasana tegang itu muncul setelah KPU RI pada hari Selasa (21/5/2019) mengumumkan pemenang Pilpres 2019 yang diikuti pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Baca Juga: Ashley Tanah Abang Jakarta: Hadirkan Kamar Tematik Keluarga untuk Liburan yang Lebih Seru

Rusuh bermula pada Selasa (21/5) malam dan berlanjut hingga meluas ke kawasan Tanah Abang pada Rabu (22/5) dini hari.