“Diantaranya kecerdasan buatan (artificial intelligence), analisis data, hingga penggunaan drone (kamera terbang), khususnya untuk menghimpun informasi dalam skala besar dan waktu singkat,” ujarnya.
Ia mengklaim, konektivitas digital tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri, tetapi nilai keuntungan yang dihimpun dapat mencapai 11 miliar dolar AS dalam kurun waktu 2020-2030.
“Jadi kami berharap dalam beberapa tahun kedepan Indonesia bisa mengembangkan ini sehingga perekonomian di Indonesia bisa berjalan dengan lebih baik,” katanya.