Kemudian, sekaligus dikaitkan dengan kenaikan harga minyak mentah yang memengaruhi biaya pertamina.
"Setelah SK 39 ada tiga direktur yang masih kosong, struktur direktur sudah diatur. Akan tetapi, pengisian dan penilaian terhadap masing-masing direktur belum dilakukan," katanya.
Kejadian tumpahnya minyak di Teluk Balikpapan juga menjadi salah satu rangkaian pertimbangan.
Karena pergantian tersebut, Direktur Utama PT Pertamina dijabat oleh Plt., yaitu Nicke Widyawati, dengan alasan Nicke merupakan ketua implementasi holding migas.
Pergantian lainnya direksi baru Pertamina adalah Plt. Direktur Utama sekaligus Direktur SDM Nicke Widyawati, kemudian Direktur Pengolahan Budi Santoso Syarif, Direktur Keuangan Arief Budiman, Direktur Pemasaran Korporasi Basuki Trikora Putra, Direktur Pemasaran Retail Masud Hamid, Direktur Manajemen Aset M. Haryo Junianto, Direktur MPP Heru Setiawan, dan Direktur infrastruktur Gandhi Sriwidjojo. (Antara)