Menlu: Tak Ada Pembahasan Soal Freeport Selama Kunjungan di AS

Esti Utami Suara.Com
Senin, 26 Oktober 2015 | 09:33 WIB
Menlu: Tak Ada Pembahasan Soal Freeport Selama Kunjungan di AS
Kawasan Grasberg Mine milik PT. Freeport Indonesia (PTFI ) di Tembagapura, Mimika, Timika, Papua, Minggu (15/2). (Antara)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi  mengakui bahwa soal ekonomi menjadi prioritas dalam kunjungan Presiden Jokowi ke AS yang berlangsung hingga Jumat (30/10/2015) mendatang.

Namun, Pemerintah Republik Indonesia (RI) dipastikan tidak akan membahas isu terkait perpanjangan kontrak PT Freeport saat pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama.

Dalam konferensi pers di Blair House Washington DC, Minggu (25/10/2015) malam, Menlu menegaskan pihak Indonesia tidak akan membahas isu yang kini sedang disorot ini.

"Dari Indonesia, kita tidak akan membahas soal itu," katanya.

Beberapa waktu terakhir, beredar isu di media bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan melakukan santap pagi dengan pihak Freeport.

"Yang beredar selama ini di media adalah Presiden akan mengadakan makan pagi dengan Freeport, saya ingin sampaikan itu tidak benar," kata Menlu.

Retno menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang akan melakukan pertemuan bisnis dengan ratusan pengusaha di AS namun Freeport tidak termasuk di dalamnya.

"Intinya satu, kita datang ke sini sebagai negara besar jadi kunjungan ke AS kita harapkan manfaatnya akan dirasakan tidak hanya bagi dua negara tapi untuk dunia," katanya. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI