Tingkatkan Perekonomian, NTT Minta Rute Penerbangan Kupang-Dili-Darwin

Doddy Rosadi Suara.Com
Senin, 10 Maret 2014 | 11:47 WIB
Tingkatkan Perekonomian, NTT Minta Rute Penerbangan Kupang-Dili-Darwin
Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pembukaan rute penerbangan internasional Kupang-Dili-Darwin akan memacu pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) NTT Abraham Paul Lyanto mengatakan, rute penerbangan internasional itu akan memberi manfaat secara ekonomi bagi daerah.

“Karena secara otomatis akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan menjadi gerbong untuk sektor usaha lainnya," katanya di Kupang, Senin, (10/3/2014) seperti dilansir Antara.

Menurut dia, jika sudah ada maskapai penerbangan yang siap melayani rute penerbangan itu, pemerintah daerah harus pandai melihat peluang kerja sama ekonomi dengan dua negara tetangga tersebut, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya telah mengusulkan pembukaan rute penerbangan internasional Kupang-Dili-Darwin kepada Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Permohonan pembukaan rute penerbangan internasional itu, sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan.

Usulan penerbangan internasional tersebut, kata dia, antara lain untuk mendukung sektor pariwisata, setelah ditetapkan biawak raksasa, Komodo, sebagai salah satu destinasi pariwisata dunia pada 2013.

Selain itu, kata dia, letak wilayah NTT yang strategis karena sebagai wilayah terdepan pada sabuk selatan internasional yang berbatasan laut Australia dan darat dengan Timor Leste.

Hal penting lain terkait dengan penerbangan internasional Kupang-Dili-Darwin, katanya, akan mendukung pengembangan segitiga pertumbuhan ekonomi Kupang-Dili-Darwin.

"Ada banyak pertimbangan lain jika adanya penerbangan internasional yang menghubungkan tiga wilayah ini, mengingat adanya potensi ekonomi dan hubungan emosional antara masyarakat, terutama dengan Dili, Timor Leste," katanya. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI