Mahasiswa UNY kembangkan "Anime Batik"

Ririn Indriani

Rabu, 30 Juli 2014 | 01:16 WIB
Mahasiswa UNY kembangkan "Anime Batik"
Ilustrasi batik. (Antara/Adeng Bustomi)

Suara.com - Tim mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat dan mengembangkan motif batik kontemporer "Anime Batik".

"Inovasi baru dengan menyisipkan gambar anime ke dalam motif batik akan menimbulkan kesan modern, sehingga konsumen tidak bosan dengan batik," kata koordinator tim Syaiful Amri di Yogyakarta, Selasa (29/7/2014).

Menurut dia, anime adalah sebuah animasi dari Jepang dengan gambar-gambar berwarna-warni yang ditunjukkan untuk menjadikan ciri khas dari sebuah tokoh.

"Anime bukan hanya untuk anak-anak, melainkan juga untuk remaja dan dewasa," imbuh Syaiful.

Ia mengatakan di Indonesia peminat anime begitu cepat berkembang khususnya generasi muda. Hal itu terbukti dengan banyaknya komunitas-komunitas yang meniru gaya berpakaian dari tokoh anime yang ada di Jepang.

"Beberapa anime yang cukup terkenal di Indonesia di antaranya Naruto, Onepiece, dan Bleach," kata Syaiful.

Menurut dia, melihat perkembangan dan kepopuleran anime yang banyak disukai berbagai kalangan baik dari segi gambar maupun karakter itu, membuka peluang usaha baru yakni memadukan kombinasi antara gambar anime dengan motif batik yang ada di Indonesia.

"Metode yang digunakan dalam pembuatan produk itu dengan metode cap dan tulis. Dengan kedua metode tersebut dapat dihasilkan baju batik dan kain batik yang mempunyai inovasi menarik yang digemari generasi muda," kata Syaiful.

Dengan demikian, usaha "Anime Batik" potensial untuk dikembangkan. Untuk produk baju hem batik lelaki dijual dengan harga Rp150.000, kain hem batik perempuan Rp160.000, dan kain batik Rp150.000.

Ia mengatakan batik adalah warisan budaya bangsa dan salah satu pakaian tradisional Indonesia yang terkenal sampai ke mancanegara.

Oleh karena itu, batik perlu dilestarikan terutama oleh generasi muda agar batik tidak punah oleh perkembangan zaman dan teknologi.

"Sebagai salah satu cara untuk melestarikan batik, kami membuat motif batik kontemporer 'Anime Batik'," jelas Syaiful.

Anggota tim mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas MIPA UNY itu adalah Agus Rahmat Hidayat, Rantau Indramawan, Dhanianto Choirudin M, dan Novi Arumnika. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UNY Kembangkan Sandal Terapi Rematik Biji Salak

UNY Kembangkan Sandal Terapi Rematik Biji Salak

Tekno | Minggu, 29 Juni 2014 | 13:53 WIB

Pengrajin Batik Tulis Giriloyo Terus Berinovasi

Pengrajin Batik Tulis Giriloyo Terus Berinovasi

Lifestyle | Minggu, 04 Mei 2014 | 13:50 WIB

Pelatihan Membatik untuk Mahasiswa Asing di Inggris

Pelatihan Membatik untuk Mahasiswa Asing di Inggris

Bisnis | Senin, 07 April 2014 | 07:08 WIB

 Anak-anak Bulgaria Demam Batik

Anak-anak Bulgaria Demam Batik

Lifestyle | Sabtu, 29 Maret 2014 | 08:49 WIB

Terkini

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

×