Dihajar Jerman 7-1, Kekalahan Terbesar Brasil Terulang

Arsito Hidayatullah

Rabu, 09 Juli 2014 | 04:57 WIB
Dihajar Jerman 7-1, Kekalahan Terbesar Brasil Terulang
Pemain Brasil, Oscar, terbaring kecewa saat berakhirnya laga versus Jerman yang berakhir dengan kekalahan 1-7 timnya. [Reuters/Marcos Brindicci]

Suara.com - Jerman resmi melaju ke final Piala Dunia (PD) 2014 lewat kemenangan besar atas tuan rumah Brasil di semifinal. Dalam laga yang digelar di Belo Horizonte, Selasa (8/7/2014) waktu setempat, itu Jerman menekuk tim Samba dengan skor 7-1.

Brasil yang tampil tanpa Neymar dan Thiago Silva, sebenarnya membuka pertandingan ini dengan penuh semangat, mulai dari sesi lantunan lagu kebangsaan. Mereka pun memulai kick-off dengan semangat tinggi, langsung memainkan pola menyerang.

Tapi Jerman adalah pesaing berkaliber tinggi, bermain tenang dan taktis, sekaligus juga kompak dan punya skill di atas rata-rata. Begitu dapat kesempatan memegang bola, Jerman sendiri juga langsung balas menyerang. Maka jadilah, 10 menit pertama langsung terlihat saling serang oleh kedua tim.

Namun akhirnya, justru Brasil yang lebih dulu kebobolan, lewat gol Thomas Mueller yang memanfaatkan sepak pojok Toni Kroos. Penyerang bernomor punggung 13 itu tampak tak dijaga dengan baik, sehingga dengan mudah menyambut bola Kroos dan melesakkannya ke gawang Julio Cesar.

Tertinggal satu gol, Brasil tetap bersemangat dan bertekad segera membalas. Namun pola serangan yang tak tertata baik, bahkan sampai melibatkan para beknya, tidak menghasilkan apa-apa hingga lebih dari 10 menit kemudian.

Justru sebaliknya, Jerman yang kian percaya diri, menyerang dengan tenang dan penuh perhitungan. Hingga di menit ke-23, Miroslav Klose pun menambah keunggulan timnya dengan gol kedua, sekaligus gol ke-16 baginya sepanjang kiprah di Piala Dunia yang menjadi rekor baru.

Parahnya bagi Brasil, gol Klose itu sekaligus menjadi awal dari periode 6 menit mimpi buruk, karena tak kurang dari 3 gol lainnya lantas menyusul secara cepat dalam rentang waktu itu. Diawali oleh gol Kroos dari umpan Philipp Lahm di menit ke-24, gol keempat oleh Kroos lagi (umpan Sami Khedira) di menit ke-26, serta gol kelima yang dicetak Khedira (umpan Mesut Oezil) di menit ke-29.

Lima gol yang mengejutkan, tidak saja bagi para pemain Brasil dan segenap kubunya di bangku cadangan, juga para pendukungnya di stadion maupun di seluruh dunia, tapi turut mencengangkan banyak orang lainnya. Gol-gol yang nyatanya satu pun tak berhasil dibalas hingga waktu jeda datang dan babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Jerman tampak berupaya sedikit lebih santai, sementara sebaliknya Brasil tampil habis-habisan demi mendapatkan gol yang setidaknya bisa memperkecil ketinggalan. Selama beberapa menit, tekanan pun tampak lebih banyak dilakukan para pemain Brasil.

Namun Jerman masih tak tergoyahkan, yang di sela-sela itu lantas diputuskan oleh Joachim Loew untuk menarik keluar Klose digantikan Andre Schuerrle pada menit ke-58. Pergantian ini kemudian terbukti efektif, berbeda dengan Brasil yang sementara itu tak kunjung mendapatkan gol yang diharapkan meski memiliki beberapa peluang.

Menit ke-69, akhirnya Jerman kembali menambah gol mereka lewat kaki Schuerrle. Lewat serangan yang dibangun rapi, bola operan dari Lahm disambar Schuerrle di dalam kotak penalti dengan sepakan ringan saja yang kembali membobol gawang Cesar. Skor pun berubah 6-0 untuk Jerman.

Tak cukup itu, Schuerrle lantas masih menambah golnya 10 menit kemudian, saat mendapatkan bola dari Mueller. Kali ini, golnya yang tergolong indah itu dicetak sambil berlari, sempat mengenai mistar gawang Cesar sebelum masuk dan mengubah kedudukan menjadi 7-0.

Pada akhirnya, setelah kekacauan pertahanan di sebagian besar pertandingan, plus beberapa peluang yang tak kunjung berhasil, gol "hiburan" bagi Brasil didapat juga lewat kaki Oscar di menit akhir pertandingan. Tepatnya pada menit ke-90, Oscar yang lolos dari jebakan offside dan mendapat umpan jauh dari Marcelo, berlari membawa bola memasuki pertahanan Jerman, mengontrol sedikit, sebelum lantas melepaskan tembakan ke gawang Manuel Neuer.

Skor akhir pun berubah 7-1 untuk Jerman, dengan sisa waktu yang tak mengizinkan lagi untuk tambahan gol lainnya. Skor yang sudah sangat memalukan bagi Brasil, tim juara dunia 5 kali yang sepanjang sejarahnya baru pernah kalah besar 0-6 di laga resmi kontra Uruguay, pada ajang Copa America tahun 1920 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dianggap Beban Negara! Stadion Legendaris Final Piala Dunia Terlilit Utang Rp34 Triliun

Dianggap Beban Negara! Stadion Legendaris Final Piala Dunia Terlilit Utang Rp34 Triliun

Bola | Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:43 WIB

Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2022 Qatar: Prestasi, Pelatih dan Pemain Kunci

Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2022 Qatar: Prestasi, Pelatih dan Pemain Kunci

Bola | Sabtu, 03 September 2022 | 14:00 WIB

Pegawainya Diancam UU ITE Oleh Pengutil, Ini Sumbangsih Alfamart untuk Sepak Bola

Pegawainya Diancam UU ITE Oleh Pengutil, Ini Sumbangsih Alfamart untuk Sepak Bola

Bola | Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×