ISIS Siapkan Wabah Pes Sebagai Senjata Pemusnah Massal?

Ruben Setiawan

Minggu, 31 Agustus 2014 | 13:12 WIB
ISIS Siapkan Wabah Pes Sebagai Senjata Pemusnah Massal?
Para pejuang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berpawai di kota Tel Abyad, Suriah, (2/1). (Reuters/Yaser Al-Khodor)

Suara.com - Sebuah dokumen yang ditemukan pada laptop milik seorang pejuang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengungkap satu lagi rencana mengerikan kelompok radikal tersebut. Dalam dokumen itu disebutkan bahwa ISIS sedang mencari senjata pemusnah massal.

Sebagaimana dilansir oleh majalah Foreign Policy, laptop yang ditemukan oleh seorang pemberontak Suriah itu berisi langkah-langkah untuk mengembangbiakkan virus pes dari hewan yang terjangkit dan bagaimana cara menggunakannya sebagai senjata. Dalam salah satu dokumen disebutkan, "Keuntungan senjata biologi adalah tidak membutuhkan banyak biaya namun jumlah korban jiwa yang jatuh bisa banyak".

Disebutkan pula, granat-granat yang diisi dengan virus diledakkan di tempat-tempat umum seperti stadion olah raga dan stasiun kereta api. Bahkan, dikatakan bahwa serangan bisa pula dilakukan dengan cara bom bunuh diri.

"Sebaiknya (serangan) dilakukan dekat dengan saluran air conditioning (ac)," bunyi petikan dokumen tersebut.

Laptop yang ditemukan itu diyakini kepunyaan seorang militan asal Tunisia. Ia diduga mempelajari ilmu kimia dan fisika sebelum bergabung dalam perang Suriah. Hingga kini, keberadaannya masih belum diketahui.

Memang, belum ada bukti yang menununjukkan bahwa ISIS sedang mengembangkan senjata biologi pemusnah massal. Namun, kekhawatiran pun muncul setelah kelompok radikal itu merebut sebuah pusat senjata kimia di Irak, bulan lalu.

Wabah pes, yang juga dikenal dengan sebutan Black Death, pernah muncul pada abad ke-14. Ketika itu, wabah pes menelan korban 30 juta jiwa. (Metro)

Berita Menarik Lainnya:

Sophia Muller Tampil Menggoda dengan Belahan Dada

7 Ciri Lelaki Anda Belum Dewasa

Perempuan Ini Punya Pekerjaan Teraneh di Dunia

9 Bintang Porno Jepang Rela “Diremas” Penggemar 24 Jam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laptop Militan ISIS Berisi Cara Membunuh, Juga Resep Pencuci Mulut

Laptop Militan ISIS Berisi Cara Membunuh, Juga Resep Pencuci Mulut

News | Rabu, 10 September 2014 | 16:13 WIB

Amerika Siapkan Serangan Udara ke Markas ISIS di Suriah

Amerika Siapkan Serangan Udara ke Markas ISIS di Suriah

News | Rabu, 10 September 2014 | 15:35 WIB

Perang Lawan ISIS, Obama Minta Dana Miliaran Dolar

Perang Lawan ISIS, Obama Minta Dana Miliaran Dolar

News | Rabu, 10 September 2014 | 11:48 WIB

Imam Muslim Prancis Kecam Kekejaman ISIS

Imam Muslim Prancis Kecam Kekejaman ISIS

News | Rabu, 10 September 2014 | 10:01 WIB

Obama Punya Wewenang Untuk Hancurkan ISIS

Obama Punya Wewenang Untuk Hancurkan ISIS

News | Rabu, 10 September 2014 | 06:45 WIB

Gedung Putih Bantah Tuduhan Steven Sotloff Telah 'Dijual'

Gedung Putih Bantah Tuduhan Steven Sotloff Telah 'Dijual'

News | Rabu, 10 September 2014 | 05:51 WIB

Terkini

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12 WIB

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB