Bela Penghujat Nabi, Pengacara Ini Dihabisi Nyawanya

Ruben Setiawan

Kamis, 08 Mei 2014 | 17:46 WIB
Bela Penghujat Nabi, Pengacara Ini Dihabisi Nyawanya
Ilustrasi senjata api. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pengacara terdakwa kasus penghujatan kepada Nabi Muhammad tewas dibunuh di Multan, Pakistan. Pelakunya adalah dua orang yang berpura-pura menjadi calon klien si pengacara.

Rashid Rehman, si pengacara dibunuh di kantornya hari Rabu (7/5/2014) malam. Rehman tumbang tertembus lima peluru dari dua pelaku.

Rehman sempat dilarikan ke rumah sakit namun terlanjur meninggal dunia dalam perjalanan. Kedua pelaku menyamar sebagai calon pengguna jasa Rehman yang meminta bantuannya dalam masalah perkawinan.

Pamflet berisi pesan terkait pembunuhan Rehman pun beredar keesokan harinya, atau tepatnya hari Kamis (8/5/2014).

"Rehman telah menemui ajalnya karena mencoba menyelamatkan seseorang yang tidak menghormati Nabi Muhammad," demikian bunyi tulisan pada pamflet tersebut.

Rehman adalah satu-satunya pengacara di Pakistan yang berani mengajukan diri untuk membela Junaid Hafeez, terdakwa kasus penghujatan Nabi. Hafeez sudah lama mendekam di tahanan dan kasusnya masih terkatung-katung karena tidak ada pengacara yang mau membelanya.

Kebanyakan pengacara takut membela terdakwa kasus penghujatan lantaran kerap mendapat ancaman kekerasan. Sejumlah hakim pernah menjadi sasaran kekerasan lantaran membebaskan terdakwa kasus penghujatan Nabi. Tak cuma di kalangan hakim. Dua orang politisi yang mencoba mereformasi undang-undang penghujatan pun ditembak mati.

Persidangan kasus semacam itu biasanya tidak membutuhkan bukti. Terkadang, pengadilan pun enggan mendengar bukti yang disampaikan lantaran takut dianggap menghujat juga jika mengucapkan ulang bukti tersebut. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Taliban Akhiri Gencatan Senjata dengan Pemerintah Pakistan

Taliban Akhiri Gencatan Senjata dengan Pemerintah Pakistan

News | Kamis, 17 April 2014 | 06:02 WIB

Polisi Pakistan Tangkap Lelaki Pemakan Anak Kecil

Polisi Pakistan Tangkap Lelaki Pemakan Anak Kecil

News | Selasa, 15 April 2014 | 01:31 WIB

Serbu Desa Terpencil di Pakistan, Taliban Culik 100 Lelaki

Serbu Desa Terpencil di Pakistan, Taliban Culik 100 Lelaki

News | Minggu, 13 April 2014 | 15:36 WIB

Pengadilan Pakistan Tolak Jadikan Bayi 9 Bulan Sebagai Terdakwa

Pengadilan Pakistan Tolak Jadikan Bayi 9 Bulan Sebagai Terdakwa

News | Sabtu, 12 April 2014 | 15:19 WIB

Viagra Palsu Bergambar Obama Beredar di Asia

Viagra Palsu Bergambar Obama Beredar di Asia

News | Kamis, 20 Februari 2014 | 13:17 WIB

Terkini

Indonesia - China Jajaki Kerja Sama Teknologi AI dan Manufaktur Cerdas

Indonesia - China Jajaki Kerja Sama Teknologi AI dan Manufaktur Cerdas

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:18 WIB

Pengunjung Berdesakan Rebutan Masuk PN Jaktim Jelang Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo

Pengunjung Berdesakan Rebutan Masuk PN Jaktim Jelang Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:17 WIB

Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat

Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat

Batam | Kamis, 05 November 2026 | 09:16 WIB

Garuda Indonesia Mau Right Issue, Harga Dipatok Rp58-Rp68 per Saham

Garuda Indonesia Mau Right Issue, Harga Dipatok Rp58-Rp68 per Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:06 WIB

Penipuan Catut Nama Pialang Berizin, Dana Korban Tembus Rp811 Miliar

Penipuan Catut Nama Pialang Berizin, Dana Korban Tembus Rp811 Miliar

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:02 WIB

Produsen Pipa Seamless Minta Kemenperin Hentikan Fasilitas Impor, Ini Alasannya

Produsen Pipa Seamless Minta Kemenperin Hentikan Fasilitas Impor, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:02 WIB

Tiba di PN Jaktim Diserbu Pendukung, Jokowi: Bawa Semua Ijazah!

Tiba di PN Jaktim Diserbu Pendukung, Jokowi: Bawa Semua Ijazah!

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:01 WIB

Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop

Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop

Batam | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

Dari Tiket Hingga Akomodasi, Nikmati Beragam Penawaran Perjalanan Menarik

Dari Tiket Hingga Akomodasi, Nikmati Beragam Penawaran Perjalanan Menarik

Riau | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

×