Tiga Kejadian Unik Hasil Pemilu Legislatif 2014

Siswanto

Kamis, 24 April 2014 | 11:22 WIB
Tiga Kejadian Unik Hasil Pemilu Legislatif 2014
Suasana penghitungan suara usai pencoblosan ulang di Sesetan, Bali.(15/4) (Antara/Nyoman Budhiana)

Suara.com - Hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Legislatif sudah mulai diumumkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di seluruh Indonesia.

Di antara kejadian yang muncul di tengah pengumuman hasil rekapitulasi suara, ada beberapa kasus yang terbilang jarang terjadi. Berikut ini catatan suara.com:

1. Caleg sudah meninggal, tapi namanya masih muncul

Nuriswanto, caleg dari Partai Gerindra untuk DPR RI sudah meninggal dunia beberapa bulan yang lalu. Tapi, namanya masih muncul, bahkan ia meraih suara tertinggi, yakni 403 suara, di Kecamatan Lubukraja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

"Hasil itu sungguh mengejutkan, karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Ogan Komering Ulu Naning Wijaya di Baturaja, Kamis (24/4/2014).

2. Dua anak mantan wali kota lolos ke DPRD

Dua anak mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip dipastikan menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2014-2019.

Menurut hasil rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan perolehan suara pemilu legislatif di kantor KPU Jawa Tengah di Semarang, Rabu (23/4/2014) malam, AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi dan Kartina Sukawati akan menjadi legislator dari Partai Demokrat di DPRD Jateng.

Yoyok Sukawi yang maju melalui daerah pemilihan I Jateng (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga) memperoleh total suara 45.580 suara.

Sedangkan kakak kandungnya, Kartina Sukawati, yang maju melalui dapil II Jateng (Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Pati) meraih total suara sebanyak 82.517 suara.

3. Bapak dan anak lolos jadi wakil rakyat

Anggota Komisi Pemilihan Umum Karawang Asep Sugiharto mengaku ada yang unik dari hasil Pemilu Legislatif 2014. Ada bapak dan anak yang lolos karena mereka meraih suara terbanyak di daerah pemilihannya.

"Bapak dan Anak yang maju sebagai calon legislatif DPRD Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dari partai yang sama dipastikan lolos menjadi anggota legislatif setelah meraih suara signifikan pada Pemilihan Umum Legislatif 2014," kata Asep.

Bapak dan anak yang dipastikan lolos menjadi anggota DPRD Karawang itu adalah Ali Mukadas dan Ahmad Ardiansyah. Keduanya maju sebagai caleg dari Partai Hanura. Mereka berhasil meraih suara terbanyak di dapil yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendukung Jokowi di Facebook Minta Pengamat Independen Turun Tangan

Pendukung Jokowi di Facebook Minta Pengamat Independen Turun Tangan

News | Kamis, 24 April 2014 | 10:43 WIB

Cawapres yang Bisa Berantas Mafia Ekonomi dan Hukum Jadi Dambaan Pendukung Jokowi

Cawapres yang Bisa Berantas Mafia Ekonomi dan Hukum Jadi Dambaan Pendukung Jokowi

News | Kamis, 24 April 2014 | 09:29 WIB

Pelawak Oni Suwarman Lolos Jadi Senator Utusan Jawa Barat

Pelawak Oni Suwarman Lolos Jadi Senator Utusan Jawa Barat

News | Kamis, 24 April 2014 | 08:02 WIB

Aceng Fikri Melenggang ke Senayan

Aceng Fikri Melenggang ke Senayan

News | Kamis, 24 April 2014 | 06:40 WIB

Gerindra Habiskan Rp434 Miliar Buat Pileg 2014

Gerindra Habiskan Rp434 Miliar Buat Pileg 2014

News | Rabu, 23 April 2014 | 20:45 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB