8 Kota Paling Asyik Untuk Ngopi

admin, Esti Utami

Kamis, 06 Maret 2014 | 10:39 WIB
8 Kota Paling Asyik Untuk Ngopi
Ilustrasi cara mengolah pengaruhi rasa kopi (shuttestock)

Suara.com - Kopi, siapa yang tak mengenalnya? Minuman ini mulai dikembangkan oleh orang Arab pada abad ke-15. Tetapi orang Perancislah yang pertama kali mengembangkan mesin pembuat kopi (espresso) untuk kepentingan komersial, lebih satu setengah abad lalu. Dan kini, penggemar kopi tak mau hanya sekedar minum kopi. Mereka akan merasa lebih puas jika tahu asal biji kopi yang diminumnya. "Orang makin tertarik asal biji kopi yang diminumnya, dan bagaimana biji itu diolah,” ujar Nick Clark barista terkenal dari Selandia Baru.

Jika Anda tertarik melakukan wisata mencicipi kopi, berikut delapan kota di dunia yang asyik untuk ngopi. Menurut CNN kopi-kopi di kota ini tak hanya sedap tetapi sangat-sangat sedap.

London

Estelle Bright, kepala barista London's Caravan mengakui ibukota Inggris ini tergolong muda untuk urusan ngopi. Aussies and Kiwis, menjadi kafe pertama di London lebih satu dekade lalu. Dan dengan cepat kafe yang focus pada kopi tertentu ini tumbuh berkembang.  “Lima tahun ini, banyak kafe bermunculan di London,” ujar Bright.  Rekomendasi: Untuk kopi terbaik cobalah kefe yang banyak terdapat di London Timur, seperti. AllpressClimpson & Sons dan Caravan.

Melbourne

Kopi seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari warga Kota Melbourne. Bahkan kota ini memiliki pameran kopi tahunan. Warga setempat lebih menyukai piccolo latte yang dibuat dengan susu sehingga rasa kopinya lebih nendang. Tetapi Wwile lattes, cappuccino and flat white juga cukup populer. Rekomendasi: untuk merasakan kopi asli cobalah Axil Coffeehouse Roasters (322 Burwood Road , Hawthorn), Auction Rooms (Melbourne Utara), Dead Man Espresso (Melbourne Selatan). Dan Hidden Secrets Tours menawarkan paket jalan-jalan dari kafe ke kafe.

Reykjavik, Islandia

Orang Islandia juga dikenal kopi freak, sebagai bangsa Skandinavia lainnya. Tapi baru 25 tahun belakangan, orang Islandia memedulikan rasa kopi yang dihidangkan. Seiring dengan perubahan itu makin banyak kafe bermunculan. “Kini hamper di setiap sudut Reykjavik bisa ditemui kafe yang bagus,” ujar Ansays Kristin Thora, barista top di Islandia. Latte dan cappuccino lebih dinikmati. Rekomendasi : Kaffitar adalah pilihan utama, selain Stofan  dan Kaffismidja yang menjadi favorit para hipster.

Roma, Italia

Roma sudah lama menjadi rumah bagi penggemar kopi. Sulit menemukan warga setempat yang tidak minum kopi. Warga Roma lebih menyukai kopi hitam, bagi mereka kopi susu hanya cocok untuk sarapan. Di ibukota Italia ini tak sulit menemukan kopi enak. Tapi terus terang tak mudah menemukan coffee shops yang sudah dijalankan secara turun temurun. Rekomendasi: Rosati (Piazza del Popolo), Sant' Eustachi (Pantheon) atau Giolitti yang terletak beberapa blok dari Trevi Fountain.

Singapura

Kopi sudah lama menjadi kebiasaan warga negeri pulau ini, tapi saat ini kita hanya bisa mnemukan kopi yang diolah secara modern. “Latte menjadi kriteria kopi yang enak, sejak ‘kami’ mengenal pengolahan kopi secara modern,” ujar  Jovena Loon, barista dari Café Hopping Singapura.  Rekomendasi: Strangers' Reunion (Chinatown), Dutch Colony (Pasar Bella) Chye Seng Huat Hardware (Little India).

Seattle, AS

"Kopi adalah minuman kami di setiap suasana,” ujar Joshua Boyt, salah satu barista terbaik di Seattle. Di Seattle Espresso sama apopulernya dengan cappuccino atau kopi hitam. Dan budaya ngopi ini terus berkembang lewat berbagai kompetisi dan festival. Rekomendasi: Victrola Coffee Roasters (Capitol Hill), Empire Espresso (Columbia City) dan  and Seattle Coffee Works.

Wina, Austria

Warga Wina layak bangga bahwa kota mereka yang dijuluki sebagai rumahnya coffee shops sebagai salah satu warisan budaya UNESCO. Tapi Lameen Abdul-Malik, seorang pencinta kopi asal Wina mengeluhkan kondisi kafe di kotanya. “Kafe di Wina bukanlah tempat public di mana mereka yang datang bisa dengan nyaman bertemu koleganya, membaca Koran atau sekedar membaca koran,” tulisnya. Rekomendasi: Caffe CoutureEssenti orCoffee Pirates. Untuk mencicipi kopi dan kue khas Wina cobalah Demel.

Wellington, Selandia Baru

Kafe-kafe di Wellington menyajikan kopi mereka dengan sangat berkelas. Ngopi di Wellington juga berarti menikmati sebuah keakraban. Ada interaksi yang intensif antara konsumen dengan penjualnya. Semua ini tentu menambah nilai tambah bagi kopi Wellington yang merupakan salah satu yang terbaik. Rekomendasi: ada banyak kafe bagus di Wellington tapi untuk yang terbaik coba Flight Coffee HangarMemphis Belle dan Lamason Brew Bar. (CNN Travel)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wow, Kopi Indonesia "Rajai" Pasar di Mesir

Wow, Kopi Indonesia "Rajai" Pasar di Mesir

Bisnis | Selasa, 04 Maret 2014 | 06:00 WIB

Minum Kopi Berlebihan, Ini Dampak Buruknya bagi Lelaki

Minum Kopi Berlebihan, Ini Dampak Buruknya bagi Lelaki

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2014 | 18:07 WIB

Kopi dan Cabai Bikin Lelaki Makin Perkasa

Kopi dan Cabai Bikin Lelaki Makin Perkasa

Lifestyle | Rabu, 19 Februari 2014 | 15:30 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×