Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Optimistis Negosiasi Tarif dengan AS Rampung Sebelum 2025 Berakhir

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 20 November 2025 | 21:09 WIB
Pemerintah Optimistis Negosiasi Tarif dengan AS Rampung Sebelum 2025 Berakhir
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis negosiasi tarif dengan AS akan rampung sebelum akhir 2025. [Antara]
  • Pemerintah Indonesia menargetkan penyelesaian perundingan tarif timbal balik dengan Amerika Serikat sebelum akhir tahun 2025.
  • Pembahasan utama meliputi opsi tarif 0 persen untuk komoditas ekspor unggulan seperti sawit, karet, dan kakao Indonesia.
  • Sebagai imbal balik tarif, Indonesia berkomitmen meningkatkan impor energi AS hingga 15 miliar dolar AS.

Suara.com - Pemerintah tengah mempercepat perundingan penurunan tarif dengan Amerika Serikat (AS). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah menargetkan kesepakatan reciprocal tariff atau tarif timbal balik itu bisa diselesaikan sebelum pergantian tahun.

Airlangga menegaskan, opsi tarif 0 persen untuk beberapa komoditas impor Indonesia seperti prioduk olahan sawit, karet dan kakao masih menjadi pembahasan utama dalam negosiasi tersebut.

“Tarif 0 persen tetap kita bicarakan dan sebagian dari tarif yang 0 persen kan dibicarakan juga dengan beberapa negara ASEAN yang lain termasuk Malaysia,” terang Airlangga di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Menurut Airlangga, pemerintah kini menunggu finalisasi dokumen kesepakatan tarif dari pihak AS. Jika proses berjalan sesuai rencana, perjanjian itu ditargetkan tuntas pada akhir 2025.

“Kita sedang menunggu perjanjian reciprocal tariff dengan Amerika bisa diselesaikan mungkin sampai dengan akhir tahun ini,” katanya.

Ia menjelaskan, MoU antara Indonesia dan AS baru akan diteken setelah kedua negara menyepakati struktur tarif timbal balik yang dibahas saat ini.

“Tentu kalau sudah perjanjian tarif itu bisa kita sepakati baru MoU itu sebagai turunan daripada kesepakatan reciprocal tarif dengan Amerika,” jelasnya.

Airlangga juga memastikan bahwa MoU tersebut memang belum dapat diterbitkan karena masih harus melalui proses yang panjang.

“Ya tentu tunggu tanda tangannya dulu, kan itu perlu pengadaan, perlu proses dan lain-lain,” ujarnya.

Sebelumnya Airlangga juga memastikan bahwa impor bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG dari Amerika Serikat (AS) - yang merupakan salah satu yang sedang dinegosiasikan dalam perundingan tarif dengan AS - tetap melalui proses lelang.

“Impor langsung itu nanti pasti ada bidding. Untuk vendor (penyedia migas) Amerika-nya pasti ada bidding,” kata Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga mengatakan juga mempersilakan apabila stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta di Indonesia juga tertarik untuk mengimpor BBM maupun LPG dari AS.

“Kalau swasta ingin (impor dari AS), boleh,” kata Airlangga.

AS sebelumnya menyetujui penurunan tarif bagi sejumlah produk Indonesia dari ancaman awal 32 persen menjadi 19 persen.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Indonesia melalui Pertamina juga berkomitmen meningkatkan impor energi dari AS dengan nilai hingga 15 miliar dolar AS. Komitmen itu diajukan sebagai upaya menyeimbangkan neraca perdagangan sekaligus menjadi imbal balik atas penurunan tarif yang diberikan AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Buka Peluang Swasta Bisa Ikut Impor BBM dan LPG dari AS

Menko Airlangga Buka Peluang Swasta Bisa Ikut Impor BBM dan LPG dari AS

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 19:35 WIB

Menko Airlangga: Ekonomi Digital Indonesia Bakal Melejit 6 Kali Lipat, Tembus Rp9.000 Triliun!

Menko Airlangga: Ekonomi Digital Indonesia Bakal Melejit 6 Kali Lipat, Tembus Rp9.000 Triliun!

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 18:54 WIB

MK Batalkan Aturan HGU 190 Tahun di IKN, Airlangga: Investasi Tetap Kami Tarik!

MK Batalkan Aturan HGU 190 Tahun di IKN, Airlangga: Investasi Tetap Kami Tarik!

News | Rabu, 19 November 2025 | 16:17 WIB

Indonesia Gandeng Singapura Integrasikan Kawasan Batam-Bintan-Karimun

Indonesia Gandeng Singapura Integrasikan Kawasan Batam-Bintan-Karimun

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 15:18 WIB

Menko Airlangga Rayu AS dengan Tawaran Jual Beli Energi Senilai USD19,5 Miliar

Menko Airlangga Rayu AS dengan Tawaran Jual Beli Energi Senilai USD19,5 Miliar

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 16:56 WIB

Terkini

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 09:35 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:34 WIB

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:22 WIB

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:04 WIB

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:57 WIB

Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat

Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:43 WIB

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:35 WIB

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:50 WIB