Analis: Malaysia Airlines di Ambang Kehancuran

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 27 Maret 2014 | 13:14 WIB
Analis: Malaysia Airlines di Ambang Kehancuran
Ilustrasi: Pesawat Malaysia Airlines. (Shutterstock)

Suara.com - Sebelum pesawat MH370 hilang, maskapai penerbangan Malaysia Airlines sudah menghadapi masalah finansial. Hilangnya MH370 telah menambah beban finansial perusahaan.

Analis memperkirakan, masa depan Malaysia Airlines di ambang kehancuran dan diperlukan campur tangan pemerintah Malaysia untuk menyelamatkan Malaysia Airlines dari bencana finansial.

“Di negara dengan jumlah maskapai penerbangan yang banyak, keberadaan maskapai yang memiliki pengalaman di sektor industri seperti Malaysia Airlines sangat signifikan, terutama untuk membawa kargo dengan nilai besar serta mempekerjakan banyak karyawan. Pertanyaannya sekarang, apakah MAS memerlukan bantuan dari pemerintah? Dan dalam bentuk apa bantuan itu? Apakah masuk akal apabila MAS dinasionalisasikan ketimbang go publik,” kata Timothy Ross, analis dari Credit Suisse.

Pelaksana tugas Menteri Perhubungan Malaysia, Hishammuddin Hussein menolak untuk menjawab pertanyaan tentang kemungkinan pemerintah memberikan dana talangan kepada Malaysia Airlines. Dia hanya mengatakan, fokus saat ini adalah menemukan MH370.

Dalam beberapa tahun terakhir, Malaysia Airlines menghadapi persaingan ketat di industri penerbangan negeri jiran itu. Salah satunya dari AirAsia yang memberikan tarif lebih murah. Manajemen MAS mengambil kebijakan dengan menjual tiket lebih banyak lagi dibandingkan menaikkan harga jual. Selain itu, rute penerbangan jarak jauh dihapus.

Namun, strategi tersebut tidak bisa berjalan baik sehingga keuangan perusahaan selalu rugi dalam tiga tahun terakhir. Hilangnya MH370 membuat investor Malaysia Airlines mulai kehilangan kesabaran. Perusahaan itu juga tengah digugat oleh keluarga penumpang dengan tuntuta membayar 1 juta dolar Amerika kepada masing-masing keluarga penumpang.

Saham Malaysia Airlines juga terus anjlok hingga 8 persen sejak MH370 hilang, Sabtu (8/3/2014) lalu. Pemerintah Malaysia sudah beberapa kali membantu Malaysia Airlines dalam mengatasi kesulitan keuangan. Satu dekade lalu, pemerintah Malaysia membuat BUMN baru yang akan menyerap sejumlah aset dan tanggung jawab keuangan dari Malaysia Airlines. BUMN ini akan “membersihkan” MAS dari utang dan menyediakan dana segar. (CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Dekade Berlalu, Malaysia Kembali Cari Pesawat MH370 yang Hilang Misterius

Satu Dekade Berlalu, Malaysia Kembali Cari Pesawat MH370 yang Hilang Misterius

News | Sabtu, 21 Desember 2024 | 13:57 WIB

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Lifestyle | Kamis, 29 Agustus 2024 | 20:04 WIB

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 16:51 WIB

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

News | Kamis, 18 April 2024 | 19:11 WIB

Sinopsis MH370: The Plane That Disappeared, Tayang di Netflix

Sinopsis MH370: The Plane That Disappeared, Tayang di Netflix

Entertainment | Selasa, 21 Maret 2023 | 12:59 WIB

Netflix Ungkap Misteri Besar Hilangnya MH370 dalam Sebuah Dokumenter

Netflix Ungkap Misteri Besar Hilangnya MH370 dalam Sebuah Dokumenter

Your Say | Minggu, 19 Februari 2023 | 19:38 WIB

Temuan Puing MH370 Kuatkan Indikasi Pilot Sengaja Jatuhkan Pesawat

Temuan Puing MH370 Kuatkan Indikasi Pilot Sengaja Jatuhkan Pesawat

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 08:08 WIB

Terkini

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:58 WIB

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:49 WIB

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:32 WIB